20.1 C
New York
Kamis, Mei 14, 2026
BerandaPemerintahanPlt Edi Sorot Serapan Anggaran Tiga OPD Cilegon Masih Rendah

Plt Edi Sorot Serapan Anggaran Tiga OPD Cilegon Masih Rendah

-

CILEGON,SSC – Pelaksana Tugas (Plt) Waliklta Cilegon Edi Ariadi menyebut, terdapat tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemkot Cilegon yang serapan anggarannya rendah. Ketiga OPD ini yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon.

Hal ini terungkap usai rapat tertutup mengenai Evaluasi Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Aula Setda Kota Cilegon, Selasa (18/12/2018).

Secara detail Edi merinci, serapan anggaran DPUTR paling rendah diantara dua OPD lain atau sebesar 27,36 persen. Persentase tersebut dinilai berdasarkan persentase realisasi belanja langsung perangkat daerah hingga 15 Desember 2018.

“Jadi yang paling terendah itu ada di PU yang baru terserap hanya 27,36 persen.Disusul oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman baru terserap 44,83 persen dan Dinas Pendidikan terserap hanya 46,38 persen,” kata Mantan Kepala Bappeda Cilegon.

Faktor yang mempengaruhi serapan anggaran DPUTR terbilang rendah, lanjut Edi, tidak lepas kaitannya dengan realisasi pembebasan lahan Jalan Lingkar Utara(JLU). Saat ini upaya DPUTR membebaskan lahan JLU baru dilakukan di 5 kelurahan sementara 3 kelurahan lainnya masih sulit direalisasi di tahun ini.

“Jadi PU itu masih masalah JLU. Sementara Pak Maman (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) sudah mengeluarkan surat penagihan itu sampai dengan tanggal 21 Desember ini,” jelasnya.

Edi menyatakan, semestinya pembebasan seluruh lahan JLU di Kecamatan Grogol sudah dapat terealisasi seiring lahan yang ada telah siap untuk dibebaskan. Dengan begitu, penyerapannya dapat terealisasi hingga 80 persen.

“Tadi dari Kecamatan Grogol sudah sampaikan kalau pembebasan lahan di sana sudah siap. Dari PU semestinya sudah harus bantu. Kalau semua sudah selesai, kemungkinan ada kenaikan hingga 80 persen untuk penyerapan anggaran di PU. Untuk di Dinas Pendidikan (Dindik) hanya persoalan penagihan seperti di pekerjaan fisik, sarana dan prasarana sekolah. Sementara Disperkim itu menyangkut RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang sudah dua tahun ini terbengkalai,” ucapnya.

Terpisah, Kepala DPU-TR Cilegon, Nana Sulaksana mengklaim jika serapan anggaran untuk JLU telah mencapai 31,54 persen dari anggaran Rp 185 miliar yang disediakan.

“Kita (PU,red) targetkan di 2018 ini progres pembebasan lahan bisa mencapai 83 persen. Pencapaian ini ditunjang dengan 3 pembebasan lahan dari 3 kelurahan yang hingga saat ini masih dalam proses. Sementara untuk penyerapan anggaran sendiri bisa diprediksi capai Rp43 miliaran,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2