Petugas PLN tengah memperbaiki kabel listrik di wilayah Kota Cilegon, Selasa (31/3/2020). Foto Dokumentasi

SERANG, SSC – Gempuran wabah Virus Corona (Covid-19) berdampak luas pada seluruh lapisan termasuk perusahaan penghasil listrik. Imbas ini juga dialami oleh PT PLN UID Banten.

General Manager PLN UID Banten Doddy B. Pangaribuan mengatakan, PLN Banten mencatat pendapatan sejak Covid-19 merebak mengalami penurunan sekitar 30 hingga 40 persen. Penurunan ini sudah dimulai sejak 16 Maret 2020 lalu.

Ia menyatakan, dampak terbesar akibat turunnya penggunaan listrik oleh pelaku usaha seperti pabrik, kantor maupun mal yang mulai memperkerjakan karyawanya di rumah.

“Kalau perhitungan kasar bisa mencapai 30-40 persen. Angka pasti belum ada karena billing periode mulai 21 Maret – 5 April. Jadi angka pasti akan tersedia mulai pada 7 April. Tapi, kalau perhitungan kasar mulai kantor, mall maupun industri tutup itu bisa mencapai 30-40 persen,” ujarnya.

Meski banyaknya industri, mal dan kantor tutup akibat pandemik corona, pihaknya saat ini belum menetapkan strategi khusus untuk menutupi potensi kerugian atas kondisi tersebut.

“Untuk menutupi potensi kerugian sih belum terpirkirkan. Yang penting masyarakat atau pelanggan tidak merasa terbebani oleh tagihan rekening listrik,” ucapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here