Walikota Cilegon, Edi Ariadi memantau lahan pemakaman pasien meninggal Covid-19 di wilayah Kecamatan Cikerai dan Cibeber, Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Dinas Perumahan dan Permumiman (Disperkim) Kota Cilegon berencana akan memasang paving blok di akses jalan menuju makan jenazah pasien Covid-19 yang berlokasi di wilayah Cikerai, Kecamatan Cibeber. Paving blok akan dipasang sepanjang 300 meter persegi dengan lebar 3 meter.

Kepala Bidang Sarana dan Aristektur Kota pada Disperkim Cilegon, Edi Hendarto, Jumat (6/11/2020) mengatakan, pemasangan paving blok untuk memudahkan akses menuju ke pemakaman bagi keluarga pasien.

“Selama ini kan akses jalan menuju ke pemakaman untuk jenazah covid-19 belum bagus, jadi rencana kami (Disperkim Cilegon) akan pasang paving blok,” kata Edi kepada Selatsunda.com.

Setelah dipasang paving blok, sambung Edi, akses jalan selanjutnya dibangun tembok penahan/kastin yang berfungsi sebagai penguat pinggir jalan kanan dan kiri dengan panjang 600 meter persegi.

Baca juga  Begini Cara Dinas Perpustakaan Kota Serang Atasi Parkir Sembarangan!

“Kenapa kita kastin agar tidak percuma sudah dilakukan pavping block,” katanya.

Edi menjelaskan, lokasi selain dipasang paving blok juga akan dilengkapi dengan lampu penerangan dan genset untuk menerangi jalan.

“Hampir banyak jenazah pasien covid-19 ini dikuburkan pada malam hari. Karena kondisinya cukup gelap dan akses tanahnya kurang bagus, karena itu kita persiapkan semua dengan total. Ini dilakukan agar ambulans yang membawa jemaah bisa tiba di tanah makam” jelasnya.

Pemkot dalam membangun infrastruktur dan fasilitas penunjang makam pasien tersebut mengalokasikan anggaran yang bersumber dari BTT (Bantuan Tak Terduga) 2020 sebesar Rp 240 juta. Alokasi anggaran ini mencakup Rp 200 juta untuk kebutuhan pemasangan paving blok dan 40 juta untuk pengadaan genset dan lampu penerangan.

Baca juga  Warga Kepuh Keluhkan Hujan Debu Batubara dari Pabrik Industri

“Target kami (Pemkot Cilegon) akhir November ini sudah selesai dikerjakan. Sehingga bisa digubakan untuk jenazah covid-19. Mengingat, hingga saat ini penguburan jenazah covid-19 masih bercambur dengan jenazah bukan penderita covid-19,” tuturnya. (Ully/Red)