CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya mencari solusi atas permasalahan-permasalahan potret pendidikan di Kota Cilegon. Salah satunya dengan berupaya membangun akses jalan masuk SMP Negeri 13 Kota Cilegon.
Rencananya upaya untuk membangun jalan yang ada di Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang itu akan dibangun pada 2023 ini.
Diketahui beberapa waktu lalu, akses jalan SMP Negeri 13 Cilegon sempat ditutup warga. Akses jalan lingkungan itu ditutup lantaran aktivitas anak sekolah dengan adanya lalu lalang kendaraan membuat warga terganggu. Tidak lama akses tersebut kemudian dibuka setelah warga, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon melakukan musyawarah.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengakui memang lahan SMPN 13 Kota Cilegon terbatas sehingga akses jalan utama ke sekolah belum tersedia. Oleh karenanya perlu dibangun akses jalan utama sekolah yang opsinya melalui Kawasan Bonakarta.
“SMP Negeri 13 lahannya memang kurang luas, sempit. Dan akses menuju sekolah juga sangat terbatas, maka perlu pembukaan akses untuk SMP Negeri 13 melalui Bonakarta,” ujar Heni saat Pereresmian Gedung SMPN 12 dan SMPN 13 Cilegon, Rabu, (25/1/2023).
Untuk membangun akses jalan sekolah, lanjut Heni, sejauh ini Dindik telah berkoordinasi dengan Kecamatan Jombang dan juga Kelurahan Masigit. Ia menyatakan, pihaknya untuk mewujudkan itu semua memohon dukungan anggaran kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj.
“Kami bersama Pak Camat Jombang Pak Burhan dan Lurah Masigit Pak Mulyadi, tentu dukungan dari Pak Walikota dan Ketua DPRD Kota Cilegon, agar akses jalan SMP Negeri 13 bisa dari Bonakarta, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat merasa terganggu pengantar anak-anak SMP Negeri 13,” terangnya.
Sementara, Ketua DPRD Cilegon Isro Mi’raj mengungkapkan, pihaknya meminta agar Dindikbud Cilegon untuk pengadaan jalan akses SMPN 13 melalui Bonakarta mengajukan anggaran di APBD Perubahan 2023.
“Anggaran kalau memang di (APBD 2023) Reguler ini belum ada, kita sepakati di (APBD) Perubahan nanti untuk lewat Bonakarta,” tuturnya.
Isro menjelaskan, prinsipnya DPRD sangat mendukung program pendidikan di Cilegon. Agar tidak terjadi permasalahan lagi seperti SMPN 12, pinta Isro, baik Dindikbud, sekolah-sekolah dan komite sekolah dapat menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.
“Dalam hal ini lemahnya koordinasi sampai ada pemblokiran jalan. Segera harus ada solusi, dikumpulkan tokoh masyarakat, RT, RW, Komite Sekolah, dan ada solusi jangka panjang, tindak lanjuti sama Dindikbud,” ungkapnya. (Ronald/Red)

