Pelajar SMKN 3 Cilegon, Aida tampak diobati petugas kepolisian resort Cilegonpasca membekuk pelaku jamret sendirian. Foto Ist

CILEGON, SSC – Melakukan perlawanan terhadap pelaku tindak kejahatan bukanlah hal yang biasa dilakukan oleh korban. Kejadian penjambretan yang menimpa Aida malah tidak demikian. Pelajar puteri SMK Negeri 3 Kota Cilegon yang menjadi korban penjambretan ini malah berani mengejar dan menabrak pelaku ketika telepon genggam miliknya dirampas di Jalan Makam Balung, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (17/10/2018).

Aksi berani ini bermula saat pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban yang ketika itu korban tengah memegang telepon gengam. Saat itu pelaku dengan cepat langsung merampas smartphone milik korban. Korban pun langsung berteriak meminta pertolongan warga dan sontak secara spontan mengejar pelaku dengan sepada motornya.

Aksi pengejaran yang dilakukan korban dengan berani ini berbuntut petaka kepada pelaku jambret. Pelaku tersungkur setelah ditabrak dengan motor yang dikendarai korban. Pelaku juga tak kuasa diamuk massa. Beruntung, petugas kepolisian yang saat itu tengah patroli keliling langsung mengamankan pelaku.

“Kaget aja, tiba-tiba pelaku langsung merampas smartphone milik saya. Saya , tak hanya diam. Ketika pelaku merampas, saya pun langsung berteriak dengan. mengejar pelaku tersebut. Akhirnya, pelaku pun jatuh tersungkur ketika saya menabrak motor yang digunakan oleh pelaku tersebut,” kata Aida kepada waratwan.

Pasca menabrak pelaku jambret, Korban diketahui mengalami luka ringan. Aksi berani ini tidak menghalau diri korban untuk mendapatkan kembali telepon genggam yang dirampas penjambret sekalipun tak ada satu orang pun yang membantu untuk mengejar pelaku.

“Saya teriak-teriak jambret, minta tolong, tapi gak ada yang nolongin, gak ada yang peduli. Karena enggak ada yang bantu, akhirnya saya kejar pelaku dan langsung menabrak motor pelaku perampas smartphone milik saya,” ujarnya.

Sementara, salah satu saksi mata, Imam menjelaskan, Ia tampak kagum dengan aksi yang dilakukan ketika mengejar pelaku. Korban berani melumpuhkan aksi pelaku seorang diri.

“Saya sangat kagum dengan aksi siswa (Aida,red) yang telah berani mengejar pelaku penjabret secara sendiri. Dengan berani dia bisa membuat pelaku tersungkur dengan kendaraanya. Meskipun, korban mengalami luka di tanganya akibat jatuh lumayan kenceng banget,” ujarnya seraya menerangkan kendaraan Honda Scoopy yang digunakan pelaku.

Sementara, Kapolsek Ciwandan Kompol Idrus Madaris memaparkan, pelaku diketahui bernama Sulaiman Fauji (22), warga Kampung Dilengseng Kecamatan Citangkil. Dengan kejadian ini, pelaku pun langsung diamankan oleh anggota Polsek Ciwandan. Akibat ulahnya ini, pelaku melanggar pasal 365 UU KUHP dan terancam dikenakan kurungan penjara diatas 5 tahun. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here