CILEGON, SSC – Video Walikota Cilegon, Edi Ariadi bersama pengawai di Pemkot Cilegon berjoget diiringi musik tiktok dalam rangkaian kegiatan olahraga di Halaman Pemkot Cilegon, Jumat (28/2/2020) lalu menuai kritik. Aksi video Walikota dan pegawai di Kantor BPKAD Cilegon berjoget tiktok dihari yang sama juga menuai kritikan.
Dalam video berdurasi 24 detik yang menyebar di aplikasi whatsapp, Walikota Edi bersama Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Seketaris Daerah (Sekda) Cilegon Sari Suryati dan Asda I Kota Cilegon Taufiqurrohman serta pegawai berjoget musik tiktok dalam rangkaian kegiatan olah raga di Kantor Walikota Cilegon. Video tiktok Walikota bersama dengan pegawai BPKAD berdurasi 15 detik dengan ID ekaagustini00 juga menyebar lewat whatsapp.
Ketua IMC (Ikatan Mahasiwa Cilegon) Rizki Putra Andika yang mengkritik pedas aksi pejabat Pemkot Cilegon dengan bermain tiktok. Ia mengatakan, sebagai kepala daerah/pemimpin selayaknya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Namun, hal itu tidak dilakukan tapi justru sebaliknya bermain tiktok saat berolahraga.
“Meski dipadukan dengan olahraga, kurang etis dan elegan saja orang nomor satu bermain tiktok. Memang tujuanya untuk menjaga kesehatan tapi kan tidak harus begitu. Justru aksi walikota, wakil walikota bersama jajaran pejabat lainya sangat bodoh. Kita tahu bersama jika aplikasi tiktok ini banyak dikecam oleh masyarakat tapi kenapa justru walikota melakukan tiktok,” katanya kepada Selatsunda.com,” Minggu (1/3/2020).
Masih kata Rizki, semestinya ada hal-hal positif yang dilakukan oleh walikota. Bukan dengan cara melakukan tiktok di halaman Kantor Walikota.
“Banyak hal-hal positif dan elegant semestinya dilakukan oleh walikota maupun pejabat lainya. Kita (mahasiwa) minta bertemu walikota untuk sekedar mendengarkan aspirasi, Ia (Edi Ariadi) tidak ada waktu, tapi giliran ada waktu. Ditambah walikota sekarang anti kritik. Jadi sangat jelas apa yang dilakukan oleh walikota dan pejabat lainya sangat pembodohan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Walikota Cilegon, Edi Ariadi menanggapi, tiktok yang dilakukan oleh dia dan pegawai untuk sekedar membuang penat dan refeshing dengan segala pekerjaan yang terlalu berat. (Ully/Red)

