CILEGON, SSC – Animo masyarakat Kota Cilegon mengikuti pelatihan kerja yang digelar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon cukup tinggi. Dalam pelatihan kerja ini, pendaftar pada setiap katagori pelatihan mencapai 100 peserta.

Kepala Disnaker Kota Cilegon, Panca Nugrahestianto Widodo mengatakan sejak dibuka pendaftaran, total pelamar yang berminat melakukan pelatihan kerja mencapai 100 peserta dari masing-masing katagori yang dilatih.

“Animonya cukup besar. Apalagi, setiap 1 katagori jenis pelatihan kerja bisa mencapai 100 orang yang mendaftar,” kata Panca kepada Selatsunda.com, Jumat (29/3/2024).

Panca menambahkan, ada 20 jenis program pelatihan yang bisa diminati oleh para peserta pelatihan. Diantaranya, pelatihan komputer pelatihan public speaking, otomotif sepeda motor injeksi, pelatihan forklift, pelatihan teknisi AC dan pelatihan security.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Dari ratusan pendaftar ini, kami hanya menyaring 20 peserta yang dilatih di Disnaker. Untuk instruktur/pelatih, kami sudah kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Untuk setiap jenis pelatihan, kami membuka hampir 2-3 kloter dengan waktu yang berbeda-beda,” tambah Panca.

Dari dua puluh katagori pelatihan, dipaparkan Panca, pelatihan sekuriti, pelatihan forklift, pelatihan K3 paling banyak diminati oleg peserta. Adapun peserta yang berhak mengikuti pelatihan warga asli Kota Cilegon.

“Diluar warga Cilegon kami tidak bisa menerima peserta. Untui usia peserta, tidak boleh lebih dari 35 tahun pendidikan bebas,” jelas Panca.

Senada dengan Panca, Kepala BLK Kota Cilegon Irham Afrizal mengutarakan, pada 2024 anggaran yang disiapkan untuk pelatihan bekerja sebesar Rp 5 miliar. Sedangkan pada 2023 APBD yang dikucurkan Rp 10 miliar. Rp 10 miliar juga termasuk pembangunan gedung workshop.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Usai pelatihan, para peserta ini akan mendapatkan sertifikat pelatihan, uang makan, seragam dan buku modul,” ujarnya.

Ia berharap, dengan pelatihan yang disediakan oleh Disnaker Kota Cilegon ini mampu membawa manfaat dan bekal bagi masyarakat Cilegon yang ingin bekerja maupun berwirausaha.

“Sasaran pelatihan ini selain bisa masuk ke industri bisa juga membawa mereka menjadi intrepreneur untuk berusaha. Sehingga dengan begitu angka pengangguran Cilegon bisa berkurang lagi bahkan tidak ada pengangguran di Kota Cilegon,” harapnya. (Ully/Red)