CILEGON, SSC – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bakal memberlakukan sistem ganjil genap dalam menghadapi Angkutan Hari Lebaran 2019 di Pelabuhan Merak. Sekalipun opsi ini masih belum final namun diprediksi dapat menjadi strategi ampuh mengurai penumpukan penumpang khususnya kendaraan roda dua dan roda empat saat puncak arus mudik nanti.

Hal ini diungkapkan Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setyadi kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon bersama otoritas pelabuhan dan pemerintah daerah di Banten.

Lebih jauh dijelaskan Dirjen, alasan mengapa opsi ini ditawarkan bagi pengguna jasa agar antrean pemudik yang biasa menumpuk di malam hari bisa terpecah. Karena pada tahun ini, kata dia, lonjakan penumpang akan diprediksi meningkat hingga 15 persen.

“Kemungkinan kenaikan penumpang dengan kendaraan bisa 15 persen, sedangkan supply kita untuk kapal atau dermaga masih seperti tahun yang lalu. Jadi artinya kita harus meningkatkan dan melakukan manajemen yang baik untuk pengaturan,” ungkapnya, Jumat (3/5/2019).

“Kita mengubah mindset masyarakat supaya siang hari sudah nyeberang ke Lampung. Yang pertama pola ganjil genap, misalnya jam 24.00 WIB malam kebawah, yang nyeberang itu adalah yang ganjil, baik sepeda motor baik mobil. Jam 24.00 WIB malam keatas ke jam 06.00 pagi, yang genap. Tapi sifatnya imbauan. Jadi kita mengajak masyarakat untuk menyeberang siang hari,” lanjut Budi.

Selain opsi ganjil genap, kata dia, opsi lain yang akan digodok yakni pemberlakuan tarif diskon untuk pemudik siang hari.

“Tarif malam hari tetap biasa, untuk yang siang hari diturunkan. Tapi polanya seperti apa, nanti saya akan diskusikan dengan ASDP,” paparnya.

Pada rapat pembahasan itu, beberapa upaya antisipasi antrean kendaraan juga disinggung Dirjen Hubdar. Antisipasi penumpukan kendaraan roda dua di Pelabuhan Merak yang pada tahun sebelumnya difokuskan di Dermaga 6, sambungnya, pada mudik tahun ini akan difokuskan di dermaga 7. Ia meminta agar pelayanan bagi pemudik baik medis, tenda dan sarana lainnya dapat ditingkatkan. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here