Ketua Banggar DPRD Kota Cilegon, M Subhi diwawancara, Selasa (21/11/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon Tahun Anggaran 2024 baru saja resmi disetujui menjadi Perda. Penetapan itu disetujui oleh Pemkot Cilegon bersama DPRD Kota Cilegon dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Cilegon, Kemarin, Senin (20/11/2023).

Mengenai APBD Kota Cilegon Tahun 2024 yang telah diketuk palu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon, M Subhi menekankan agar saat nanti APBD 2024 direalisasikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan bekerja santai.

Subhi mengungkapkan, DPRD pada rapat hearing dan rapat gabungan lalu telah meminta agar Pemkot dapat benar-benar merealisasikan serapan anggaran 2024. Pihaknya tidak menginginkan serapan anggaran tahun depan seperti tahun ini yang dinilainya belum maksimal.

Baca juga  Kisah Pelajar Cilegon, Bayu Bakhtiar Sukses Raup Omset Puluhan Juta, Ini Bisnisnya

“Dalam rapat badan anggaran antara Komisi dan OPD, harapan yang mereka inginkan itu supaya tidak terjadi lagi seperti anggaran tahun sebelumnya seperti adanya Silpa, dan sebagainya kemudian juga serapan anggaran tidak maksimal,” ujarnya, Selasa (21/11/2023).

Untuk diketahui, struktur APBD Kota Cilegon Tahun Anggaran 2024 ditetapkan dengan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 2, 315 triliun. Untuk proyeksi belanja daerah ditetapkan Rp 2, 435 triliun.

Subhi meminta, anggaran belanja yang telah diketuk palu untuk prioritas pembangunan agar saat ini OPD sudah mulai mempersiapkan seluruh perencanaannya. Karena tahun 2024 masuk pada tahun politik. Ia meminta agar anggaran dapat terserap maksimal sebelum Pilkada 2024 dimulai nanti.

Baca juga  Pansus Raperda RPJPD Bedah Total Pembangunan Kota Cilegon di 2025-2045

“Ketika berbicara program maka sudah dipersiapkan, supaya memang program ini di 2024, sebelum pelaksanaan pilkada, setidaknya 70 persen sudah terserap,” paparnya.

“Saya kira kalau kita target, sebelum pelaksanaan Pilkada, di triwulan I dan II, kegiatan sudah terserap secara maksimal,” sambungnya.

Prinsipnya, Banggar meminta agar saat ini Pemkot langsung bergerak cepat dengan mempersiapkan kegiatan yang akan dimulai pada 2024.

“Intinya untuk 2024 ini, eksekutif tidak boleh santai untuk melaksanakan kegiatan,” pungkasnya. (Ronald/Red)