LAMPUNG, SSC – Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di Perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung mengeluarkan asap putih dengan ketinggian 25 sampai 50 meter diatas puncak kawah.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM melalui aplikasi Magma Indonesia pada Sabtu (31/10/2020) periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, GAK yang memiliki ketinggian 157 meter dibawah permukaan laut ini teramati jelas dan tertutup kabut 0-III. Asap kawah tampak berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang.
Petugas Penyusun Laporan, Fahrul Roji mengatakan, aktivitas kegempaan GAK terjadi 46 kali dengan amplitudo 20-45 mm dengan durasi 12-55 detik.
Gempa low frekuensi terekam sebanyak 54 kali, amplitudo 15-36 mm dengan durasi 5-15 detik serta tremor menerus (microtremor) dengan amplitudo maksimum 43 mm (dominan 5 mm).
Saat ini Gunung Anak Krakatau berada di level II atau berstatus waspada.
“Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah,” tulis Fahrul dalam laporannya. (Ronald/Red)

