CILEGON, SSC – Baru-baru ini, puluhan ASN di Kota Cilegon kedapatan keluyuran saat jam kerja oleh BKPP dan Dinas Satpol PP. Hal ini pun mendapat reaksi dari Komisi I DPRD Kota Cilegon.
Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Hasbudin menyayangkan hal itu terjadi. Ia mempertanyakan peran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengawasi seluruh pegawainya.
“Kalau keluyuran ke mal, gimana dengan pimpinanya? Apakah mereka Ikut mengawasi bawahanya? Atau justru cuek dengan bawahanya? Selama ini pengawasan kepala OPD mereka gimana,” kata Ketua Hasbudin kepada Selatsunda.com, Kemarin.
Menurut Hasbudin, menjadi seorang ASN/PNS bukan bekerja sekedar mendapatkan gaji ataupun tunjangan yang diterima saja tetapi harus diimbangi dengan pelayan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan adanya kejadian tersebut menjadi citra buruk bagi Pemkot Cilegon.
“Saya aja sebagai anggota dewan yang mewakili masyarakat Cilegon dari hari Senin hingga Jumat udah berangkat ke kantor meskipun saya ke kantor tidak ada yang nyari. Tapi ini komitmen saya sebagai anggota DPRD untuk melayani masyarakat. Sekarang orang pinter banyak tapi yang dibutuhkan di pemerintahan adalah orang-orang yang mau mau komitmen,” ujarnya.
Dalam hal ini, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ini meminta agar Walikota Cilegon, Helldy Agustian memberikan teguran kepada ASN maupun kepala OPD yang lalai dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Ada reward dan ada punishment. Walikota Cilegon, Helldy Agustian wajib memberikan teguran keras kepada siappun ASN yang melanggar aturan. Sebaliknya, jika ASN bekerja bagus berikan mereka bonus,” pungkasnya. (Ully/Red)

