Pemberian bantuan kartu kuota internet diberikan kepada Pemerintah Kota Serang dari provider XL Axiata saat di Puspemkot Serang, Senin (7/9/2020). Foto Fathul Rizkoh/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Siswa SD dan SMP Negeri se-Kota Serang mendapat bantuan kartu kuota internet gratis untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring. Bantuan tidak hanya diberikan kepada siswa namun juga diterima para guru.

Bantuan kartu kuota diberikan sebanyak 100 ribu kartu. Dimana setiap kartu berisi 30 GB untuk siswa dan 55 GB untuk guru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, bantuan yang diberikan bukan bantuan Kemendikbud. Bantuan diberikan oleh PT. Speedy Lintas Gemilang swlaku perusahaan provider/jaringan komunikasi XL Axiata.

“Bantuan ini bukan yang dari Kemendikbud, mereka (pemberi bantuan) hanya minta data penerima yang kebetulan sudah terverifikasi di Dapodik,” ujarnya usai menerima bantuan di Puspemkot Serang, Senin (7/9/2020).

Ia menerangkan, bantuan yang diberikan akan disalurkan secara bertahap. Karena dari yang dibagikan pada tahap pertama ini mengacu pada jumlah SD 78 ribu siswa dan SMP 28 ribu siswa. Sedangkan, jumlah yang belum tercatat seperti sekolah swasta rencananya akan disalurkan pada tahap kedua.

Baca juga  Moncer di Pileg 2019, PAN Siapkan Kader di Pilkada Cilegon 2024

“Itu saja jadi ukuran. Kalo verifikasi dapodik, pemeriksaan kita baru 30 persen, jumlah kita ribuan jadi makan waktu harus satu-satu. 106 ribu itu hanya SD dan SMP. Satu kota kan ada Mts, SMA, SMK, paud, jadi ada instansi lain yg mengurusi pendidikan di Kota Serang,” paparnya.

Teknis bagi calon penerima bantuan, lanjutnya, orang tua yang mempunyai anak lebih dari 1 mendaftarkan 1 nomor untuk diinput ke Dapodik. Pihaknya menyarankan agar orangtua mendaftarkan nomor yang berbeda untuk setiap anak. Sehingga, masing-masing anak mendapatkan bantuan kartu kuota internet.

“Daftarkan saja dengan nomor yang berbeda, beli kartu Rp. 5 ribu juga sudah punya nomor baru,” pungkasnya.

Ia mengingatkan kepada para penerima bantuan untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya. Gunakan untuk pembelajaran bukan untuk yang lainnya.

Baca juga  Larangan Warung Nasi Buka di Siang Hari Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Walikota Serang Syafrudin

“Maka jangan mengakses internet lain, fokus untuk pembelajaran, sebab operator ini hanya memperkirakan besaran kuota untuk pembelajaran jarak jauh,” lanjutnya.

Sementara, Brach Manajer Serang di PT. Speedy Lintas Gemilang, Ahmad Syarif menjelaskan, ratusan ribu paket kartu kuota disediakan untuk membantu siswa melaksanakan PJJ.

“100 ribu paket kartu kuota yang akan kami distribusikan ke sekolah-sekolah SD dan SMP di Kota Serang. Untuk data yang kami terima dari Pemkot melalui Dindikbud, totalnya ada 300 ribu siswa SD dan SMP baik negeri ataupun swasta, tapi kata Kadis data itu belum keseluruhan, maka kami akan ke Kantor untuk lihat keseluruhannya,” ujarnya.

Ia menerangkan, pemberian bantuan baru tahap pertama. Rencananya akan diberikan kepada siswa yang belum menrrima ditahap berikutnya.

“Tadi penyerahan secara simbolis tahap pertama, tahap kedua masih akan kami rencanakan. Nanti akan kami infokan kembali,” imbuhnya. (SSC-03/Red)