CILEGON, SSC – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dapat mempercepat pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Pasalnya, Kota Cilegon belum membentuk Brida dibandingkan dengan kabupaten/kota lainya di Banten.
Demikian terungkap dalam kegiatan Forum dan Riset dan Inovasi Daerah Kota Cilegon tahun 2023 yang digelar di Aula Bappedalitbang Kota Cilegon, Selasa (12/12/2023).
Direktur Bidang Diseminasi Riset BRIN, Utami mengatakan, keberadaan Brida di suatu daerah sangat penting untuk pembentukan riset dan inovasi. Dengan pembentukan Brida ini, sudah tidak ada lagi pengambilan keputusan berdasarkan suka atau tidak suka (like or this like) atau dengan kedekatan antara pimpinan ke bawahan. Tapi dengan adanya Brida ini, semua riset yang dilakukan berdasarkan satu kajian.
“Kota Cilegon tergolong lambat, tapi masih aman karena belum berganti tahun. Belum lagi Cilegon kan menjadi kota keempat terkaya di Indonesia dan jika sudah tersosialisasikan Brida ini, saya rasa Cilegon akan terdepan,” kata Utami.
Kata Utami, Cilegon yang merupakan kota terkaya ke-4 di Indonesia, semestinya harus memiliki badan riset. Sebab, kedepan, bangsa yang besar harus memiliki badan riset dan inovasi.
“Harapannya dengan Bripda ini Cilegon jadi punya ekosistem riset yang harus dibangun, jadi tidak lagi pengambilan keputusan hanya dari like or dislike, melainkan dari satu kajian,” tuturnya.
Di tempat yang sama Asisten Daerah III Syafrudin mengatakan bahwa keberadaan Brida masih baru.
“Nantinya setelah ini akan ada badan riset dan inovasi. Sekarang masih Bapperida, namun itu masih menunggu hasil evalusi sampai tanggal 8 Juni 2024,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Litbang pada Bappedalitbang Kota Cilegon, Rina Fatwa Aulia menuturkan akan ada bidang yang dihilangkan dan digantikan dengan bidang riset dan inovasi.
“Posisi Brida mengganti bidang penelitian dan pengembangan. Di tahun 2025 sudah tidak ada bidang tersebut melainkan hanya ada riset dan inovasi. Nantinya akan berubah sebelumnya Bappeda Litbang jadi Baperida,” ungkapnya. (Ully/Red)

