Peserta PPK di Kota Cilegon mengikuti bimbingan teknis perhitungan, rekapitulasi pemungutan suara yang diselenggarakan KPU Banten, Selasa (12/12/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dalam menghadapi Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten bersama dengan Komisi Pemilihan Umum Kota Cilegon mengadakan bimbingan teknis kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Cilegon, Selasa (12/12/2023). Pada kegiatan tersebut, KPU memberikan bimtek mulai dari mekanisme pemungutan, perhitungan, rekapitulasi pemungutan suara hingga penggunaan aplikasi sirekap.

Anggota KPU Provinsi Banten, Munawar mengatakan, bimtek diselenggarakan bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara pada 14 Februari 2024 mendatang, dapat berjalan sebaik mungkin. Dimana bimtek ini diberikan agar PPK dapat memahami seluruh alur tahapan saat hari pencoblosan pada Pemilu 2024.

“Itu kita persiapan sebaik mungin bagaimana mereka memahami alur, memahami jenis-jenis fungsi-fungsi KPPS. Yang menjadi ujung tombak proses Pemilu 2024,” ujarnya usai kegiatan.

Baca juga  Satu Anggota KPPS di Kota Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia

Ia menyatakan, dalam bimtek tersebut PPK diberikan wawasan banyak hal terkait tahapan Pemilu saat pencoblosan. Mulai dari pemungutan suara, perhitungan suara dan koordinasi dengan KPPS. Selain itu, PPK juga diberi wawasan terkait pengenalan logistik yang digunakan saat Pemilu.

“Kemudian dokumen yang mesti mereka kenal untuk menjadi rujukan mereka dalam kerja-kerja mereka di TPS nanti,” ungkapnya.

Secara umum, kata Munawar, mengenai dokumen-dokumen yang akan digunakan saat nanti tidak jauh berbeda dengan Pemilu 2019. Namun dari penamaan dokumen terdapat perubahan.

“Misalnya, kalau dulu C1 Plano, sekarang C1 hasil, C1 salinan. Secara prinsip tidak ada yang berbeda,” tandasnya.

Pihaknya berharap saat nanti Pemilu dilaksanakan, PPK, PPS hingga KPPS dapat menjalankan tugasnya dengan sangat teliti.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

“Ini butuh ketelitian saja. Bagaimana kemudian kedepan KPPS memahami dan lebih teliti dalam dalam bekerja dalam pengisian dokumen dan pemberian hak suara, dan lain sebagainya,” harapnya.

Sementara itu, Anggota KPU Cilegon Divisi Teknis, Urip Haryantoni mengharapkan, kegiatan bimtek yang diselenggarakan dapat memberi wawasan kepada PPK. Kedepan pihaknya akan melakukan bimtek yang sama kepada 7 PPK yang ada di Cilegon.

“Kita kalau ini sudah selesai, minggu depan kita ke PPS. Kita berikan bimbingan. Jika setelah KPPS terbentuk, nanti akan bimtek ke PPK tujuh-tujuhnya. Karena kita sampaikan itu, karena KPPS satu dengan KPPS yang lain, mempunyai tugas dan fungsi masing-masing,” harapnya. (Ronald/Red)