CILEGON, SSC – Bajing loncat yang beraksi pada dini hari bahkan siang dan sore hari di jalanan wilayah Ciwandan, Kota Cilegon bikin resah sopir truk. Polisi pun turun tangan menyelidiki aksi bajing loncat tersebut.
Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman mengatakan, pihaknya tak main-main akan menindak pelaku bajing loncat. Untuk mengantisipasi aksi tindak kejahatan itu, Polsek Ciwandan telah melakukan koordinasi dengan KSKP Banten untuk melakukan sosisialisasi atas kejadian bajing loncat tersebut.
“Langkah-langkah preventif sudah kami (Polsek Ciwandan) lakukan dengan melakukan sosialisasi dengan para pelaku usaha dibidang transportasi. Kami juga berkoordinasi juga dengan KSKP Banten untuk melakukan sosialiasi. Kami minta kepada masyarakat maupun pihak perusahaan untuk selalu waspada melintas di sepanjang jalan arteri Ciwandan. Jika masyarakat melihat dan menemukan aksi bajing loncat ini, Silahkan videokan, rekam dan laporkan ke kita. Kami turun tangan!,” kata Ali kepada Selatsunda.com dikonformasi, Selasa (11/5/2021).
Ali mengungkapkan, pelaku bajing loncat ini mencuri barang diatas truk biasanya dilakukan lebih dari satu orang. Pelaku sebelum naik ke truk berboncengan dengan mengendari sepeda motor. Pelaku yang dibonceng lantas langsung lompat dan menempel di belakang truk. Setelah itu langsung merobek terpal di truk tersebut. Tak menunggu lama pelaku pun langsung menjatuhkan barang yang didalam truk tersebut. Sementara pelaku lainnya yang mengendari motor ini mengambil barang yang ditelah dijatuhkan ke jalan.
“Siang malam mereka nggak perduli. Lokasinya dari jalan PT KBS dan wilayah Krenceng. Dua titik yang menjadi fokus kami dalam menindak pelaku bajing loncat. Yakni, di wilayah PT KBS dan Krenceng,” ungkapnya.
Ali memastikan, pihaknya bakal menyelidiki aksi bajing loncat. Jika pelaku kedapatan perbuatan tersebut, pelaku bajing loncat dijerat pasal 362-363 KUHP dan terancam dipenjara diatas 5 tahun. (Ully/Red)

