Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengecek loasi pengujian KIR saat di Dinas Perhubungan Cilegon, Senin (20/9/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pegawai Dinas Perhubungan Kota Cilegon mendapat sorotan dari Walikota Cilegon, Helldy Agustian saat Peringatan Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS). Pegawai disorot lantaran Walikota Helldy masih mendapati banyak laporan terkait adanya pungutan liar terhadap sopir truk di pinggir jalan.

Menidaklanjuti laporan tersebut, orang nomor satu di Kota Cilegon ini memberi ultimatum keras.

Ia memperingatkan agar pegawai tidak lagi melakukan praktek pungutan yang melanggar aturan.

“Jangan paksakan diri kalian (pegawai Dishub) untuk melabrak sesuatu yang melanggar aturan. Bahkan, memperkaya diri dengan palakin supir truk yang berhenti di tepi jalan. Laporan di saya cukup banyak soal ini,” kata Helldy dalam peringatan Harhubnas di Kntor Dishub Cilegon, Senin (20/9/2021).

Helldy menegaskan, pegawai dishub tidak melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat.

Baca juga  KONI Cilegon Temukan 8 Cabor Terindikasi Berkegiatan Fiktif, Ini Reaksi Walikota Helldy

“Meskipun disuruh atasan untuk melakukan tindakan yang tidak benar jangan sampai dilakukan, jangan malah petugas malakin truk-truk atau manipulasi KIR mobil, hal tersebut sangat merugikan dan meresahkan masyarakat,” tegas Helldy.

Ia meminta agar seluruh pegawai Dishub menjalankan tugas dan tupoksi dengan benar dalam melayani masyarakat.

“Jangan buat gaduh. Selalu berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Helldy

Tidak hanya pegawai Dishub, Helldy juga menegaskan hal itu kepada seluruh pegawai di Lingkup Pemkot Cilegon. Seluruh pegawai diminta jangan sekali-sekali berani berpraktek pungli. Pegawai bekerja dengan jujur mendedikasikan pengabdiannya untuk masyarakat.

“Saya minta dengan tegas agar seluruh pegawai Dishub Kota Cilegon dan instansi lainnya untuk tidak menerima pungli dalam bentuk apapun itu, karena saya ingin semua pegawai pemerintah di Kota Cilegon ini dapat bekerja dengan jujur dan ikhlas agar dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga  Walikota Helldy Nilai Bantuan UEP untuk KUBE di 8 Kecamatan Belum Merata

Bilamana masih ditemukan oknum yang pungli, Helldy mengaku tidak segan-segan akan memberikan sanksi.

“Kalau ada yang melakukan seperti itu, tentu kita tindak sesuai aturan,” tutupnya.

Terkait hal ini, Plt Kepala Dishub Kota Cilegon, Andi Affandi menekankan kepada petugas di lapangan untuk melakukan sosialisasi jika menemukan truk overload, overdimensi (ODOL). Dalam sosialisasi, petugas tidak dibolehkan melakukan penindakan. Karena hal itu melanggar

“Jadi (sosialisasi) ODOL, tidak dulu melakukan penindakan-penindakan. Dan ini tidak dibenarkan dilakukan pungutan liar, apapun alasannya. Ke depan, kita ingin pastikan petugas Dishub menjalankan tugas sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Ully/Red)