Ilustrasi (fotografis Selatunda.com)

SERANG, SSC – Sejak lima hari dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, total pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) yang dirawat di Rusunawa Margaluyu, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen sudah menembus 6 orang.

Enam pasein OTG yang dirawat di Rusunawa Margaluyu, berinisial SH (37) jenis kelamin laki-laki, NA (24) jenis kelamin perempuan, NF (25) jenis kelamin perempuan, JP (37) jenis kelamin laki-laki, SP (50) jenis kelamin laki-laki dan SA (50) jenis kelamin laki-laki.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Kestrad pada Dinas Kesehatan, Nenden Diana Rose mengatakan, dalam sehari pasien yang masuk ke Rusunawa Margaluyu bisa mencapi 2 hingga 4 orang.

“Sehari saja pasien yang masuk ke Rusunawa Margaluyu mencapai 2 hingga 4 orang. Jadi selama 5 hari dibuka total pasien OTG yanh dirawat di ruang isolasi sudah menembus 6 orang,” kata Nenden kepada Selatsunda.com terkonfirmasi,” Minggu (29/11/2020).

Ia menjelaskan, dua pasien OTG Corona tertular dari klester pekerja di Cilegon.

“Dua pasien OTG corona ini memang tertular dari tempat kerja di Cilegon. Karena mereka (pasien) ini tingal di tempat kostan, jadi harus kita isolasi di Rusunawa Margaluyu untuk mengantisipasi terpapar ke masyarakat kembali,” jelasnya.

Ia berharap agar warga Kota Serang untuk tetap menerapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan) guna mencegah penyebaran covid-19 di Kota Serang.

“Tetap 3M harus lebih dikedepankan. Karena dengan penerapan 3M, Kota Serang terbebas dari pademi covid-19 (virus corona),” harapnya. (SSC-03/red)