CILEGON, SSC – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon tampaknya memberi sinyal dukungan kepada Iye Iman Rohiman untuk maju calon walikota Cilegon di Pilkada 2020. Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Syihabudin Syibli ditemui di DPRD Cilegon tak menampik itu.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil keputusan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) DPC PPP Cilegon, DPC telah memilih 3 nama untuk diusung oleh partai untuk maju di Pilkada 2020. Tiga nama tersebut, Seketaris DPC PPP Cilegon Maman Suherman, Ketua DPC PPP Cilegon Sihabudin Sibli dan Iye Iman Rohiman.
“Berdasarkan hasil Mukercab partai beberapa bulan lalu, DPC PPP akan memberikan rekomendasi partai untuk maju di Pilkada Cilegon untuk tiga calon. Dua nama dari kader PPP dan Iye Iman Rohiman. Namun, untuk Iye Iman Rohiman, kami (DPC PPP Cilegon) menugaskan agar Pak Iye bisa mencari pasalon untuk di Pilkada ini,” katanya.
Meski nama calon telah mengerucut ke Iye Iman Rohiman, lanjutnya, proses tetap dilakukan oleh DPC maupun DPW PPP.
“Iya mengerucut, tetapi tetap berproses dan sekarang komunikasinya sudah di DPW (PPP Banten), sudah tinggal menindaklanjuti untuk ke DPP,” ujar Syihabudin.
Ia menjelaskan, kriteria dipilihnya Iye Iman Rohiman mendapat dukungan dari PPP, lantaran, Iye Iman Rohiman memiliki pengalaman politik yang luar biasa bahkan dapat bekerjasama cukup baik dengan seluruh partai politik.
“Yang pasti tidak satu sudut pandang dari penilaian kita, Haji Iye kan pengalamannya cukup, malang melintang di dunia politik. Yah tugas kepala daerah kan harus juga paham dengan dunia politik, supaya nanti tidak kaku dan dapat bekerjasama dengan baik,” jelasnya.
Disinggung apakah mungkin dirinya mendampingi Iye Iman Rohiman di Pilkada Cilegon, ia mengaku siap jika Iye meminang dirinya untuk mendampingi di Pilkada ini.
“Iya mungkin, nanti DPW dan DPP kan memantau mengikuti perkembangan, siapa yang lebih layak, siapa yang lebih mungkin, ada kans (peluang) menangnya besar,” tuturnya.
Sedangkan untuk kemungkinan adanya rekomendasi nama bakal calon selain Iye Iman Rohiman, Syihabudin mengatakan PPP akan tetap konsisten berdasarkan hasil Mukercab yang telah dilaksanakan oleh DPC PPP Cilegon.
“Selama proses ini berjalan, tidak akan keluar dari bingkai itu, kecuali terdapat hal-hal misalnya menyatakan mundur atau tidak bersedia. Kan mekanismenya sudah ditempuh, sama halnya partai lain melakukan penjaringan,” pungkasnya. (Ully/Red)

