SERANG, SSC – Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten mulai memperkenalkan sistem pembayaran elektronik berbasis code. Pembayaran berbasis code atau yang disebut Quick Response Code (QR).

Pembayaran yang dinamani QR Indonesia Standar (QRIS) ini bisa digunakan pedagang, konsumen dan pelaku UMKM. Pembayaran QRRIS ini lebih memudahkan masyarakat tanpa harus menggunakan uang tunai dan beralih menggunakan uang elektronik.

Demikian disampaikan Kepala BI Banten, Kepala KPw Bank Indonesia (BI) Banten, Erwin Soeriadimadja kepada awak media dalam acara Peluncuran QR Code Indonesia Standar (QRIS) di Ruang Krakatau Kantor Bank Indonesia Banten,” Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut Erwin Soeriadimadja menerangkan, program QRIS unggul mulai diluncurkan bertepatan pada peringatan HUT Ke-74 RI. Sistem pembayaran elektronik barcode ini sudah mulai efektif pada 1 Januari 2020 mendatang, untuk memberikan transisi persiapan bagi Penyelenggaraan Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Sosialisasi bakal menyentuh seluruh kalangan, termasuk pedagang serta para UKM (Usaha Kecil Menengah).

“Hadirnya QRIS, lanjut dia, menjadi standar dalam satu platform untuk ke semua alat pembayaran. Jika sebelumnya, OVO, Gopay, Link Aja, Dana, masing-masing memiliki barcode sendiri. Dalam satu merchant, OVO punya barcode sendiri, Gopay punya sendiri, dengan QRIS maka bisa menjadi satu, termasuk ketika masuk tol. Penggunaan QRIS sekaligus menggantikan sebagian fungsi e-money berbentuk kart,” kata Erwin saat paparan kepada awak media.

Ia menjabarkan, berdasarkan data yang dimiliki Bank Indonesia, dari 38 PJSP (Penyelenggara Jasa Sitem Pembayaran), ada sebanyak 12 penyelenggara yang sudah memiliki sistem pembayaran barcode (perbankan) diantantaranya, BNI, BRI dan May Bank. Sementara, 6 non bank (bukan bank) diantara OPO, Dana, Shoppe, dan Telkom Indonesia.

“Bagi para perbankan dan non perbankan yang tidak melakukan sistem pembayaran berkode ini, secara otomatis Bank Indonesia akan memberhentikan sistem pembayaran tersebut,” paparnya.

Dengan QRIS ini, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Transaksi dengan cara ini juga menguntungkan pembeli maupun penjual karena efisien.

“Melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Transaksi yang cepat dan “real time” akan mendukung kelancaran sistem pembayaran,” pungkas orang nomor satu di Bank Indonesia Banten. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here