Ekonom Senior Bank Indonesia, Lukman Hakim memaparkan proyeksi perekonomian dan investasi di Banten bersama wartawan Ekonomi Bisnis dan Pariwisata Banten pada kegiatan Ekonomic Outloock 2023 dan 2024 yang digelar di Aston Serang," Jumat (27/10/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kantor Wilayah (KPw) Bank Indonesia (Banten) mencatat realisasi investasi di Provinsi Banten berada di peringkat ke-5 atau mencapai Rp 50,6 triliun.

Ekonom Senior Bank Indonesia, Lukman Hakim memaparkan, tingginya investasi di Banten dipengaruhi oleh beberapa hal. Yakni, keberadaan industri kimia dan farmasi mencapai Rp 11,86 triliun atau mencapai 23,45 persen, perumahan, kawasan industri dan perkantoran mencapai Rp 11,35 triliun atau mencapai 9,53 persen, transportasi, gudang dan telekomunikasi mencapai Rp 4,48 trilun atau 9,53 persen.

Selanjutnya, sektor listrik, gas dan air mencapai Rp 4,84 triliun atau mencapai 8,87 persen dan jasa lainya mencapai Rp 3,20 triliun atau mencapai 6,34 persen.

Baca juga  Bawaslu Cilegon Ungkap Data Orang Meninggal Rawan Terdaftar Jadi Pemilih

“Dengan tumbuhnya incedrasi di Banten tentunya bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi secara nasional,” katanya,” Jumat (27/10/2023).

Dengan demikian, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif ini memberikan harapan dan keyakinan bahwa ekonomi Indonesia mampu bertahan di tengah tantangan global.

Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan ekonomi di Banten bersatu untuk menjaga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di provinsi ini. Semangat ini akan mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk terus berkontribusi dalam memajukan ekonomi Banten dan Indonesia secara keseluruhan. (Ully/red)