20.1 C
New York
Selasa, April 21, 2026
BerandaPeristiwaBocah Belasan Tahun Asal Jombang Dilaporkan Hanyut di Kolong Jembatan Industri Ciwandan

Bocah Belasan Tahun Asal Jombang Dilaporkan Hanyut di Kolong Jembatan Industri Ciwandan

-

CILEGON, Selatsunda.com – Seorang anak bernama Zaki (14) dilaporkan hanyut di saluran air/kanal yang menuju ke laut PT Chandra Asri Chemical tepatnya pinggir Jalan Cilegon-Anyer, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Minggu (9/10/2022). Kejadian yang menimpa warga asal Kubang Laban, Kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang ini terjadi sekitar pukul 14.55 WIB.

Kapolsek Ciwandan, Kapolsek Ciwandan, Kompol Rifki Seftirian Yusuf menceritakan, saat sebelum kejadian korban awalnya hendak ke Anyer dari Kota Cilegon bersama teman-temannya menumpangi angkot. Teman-teman korban yang berangkat bersama korban bernama Rizki Fadil (15), Dimas Saputra (15), Ahmad Fikri (14), Aldo Aldamansyah (15), Dalpin (10), Noval Hardiansyah (14) dan Endang (12).

Saat menaiki angkot ditengah perjalanan, sopir angkot menurunkan korban dan teman-temannya lantaran ongkos yang dibayarkan kurang. Setelah diturunkan di jembatan Chandra Asri, mereka kemudian mencari tumpangan truk. Di lokasi mereka bertemu dengan rombongan lain mencari tumpangan yang sama. Namun diduga saat sebuah truk tengah melintas, rombongan lain melempari truk itu dengan batu.

“Pada pukul 14.55 WIB, kedelapan bocah ini pun, ingin mencari tumpangan untuk menuju Anyer. Namun di lokasi ada rombongan lain dan tiba-tiba rombongan anak lain langsung melempari truk tronton yang tengah melintas di jembatan tersebut,” kata Kapolsek dikonfirmasi.

Insiden pelemparan batu itu membuat sang sopir truk marah dan turun dari truk mencari mereka. Melihat reaksi sang sopir, korban bersembunyi di kolong jembatan. Saat itu, korban diduga terseret arus kuat air di jembatan. Dua rekan korban yakni Endang dan Noval berusaha menarik tangan korban untuk naik namun korban tidak dapat diselamatkan.

“Merasa ketakutan, anak-anak tersebut akhirnya bersembunyi. Karena sopir marah sambil membawa linggis dan besi, korban turun ke pinggir saluran air. Kemudian ditolong oleh temannya Endang Sutisna tetapi genggaman tangan Zaki terlepas. Salah satu temannya lagi, Noval Hardiansyah kembali berusaha membantu korban untuk naik namun tidak dapat diselematkan,” tambah Rifki.

Pasca peristiwa tersebut, Polsek Ciwandan dan aparat lainnya turun ke lokasi mencari korban. Sampai saat ini, kata Kapolsek Rifki, koban belum ditemukan.

Ia berharap, Esok, Senin (10/10/2022) pada pencarian hari kedua, korban dapat ditemukan.

“Sampai saat ini korban tak bisa ditemukan. Operasi pencarian tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran dari TKP. Selasa pagi, kita kembali melanjutkan pencarian. Semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dan korban cepat ditemukan,” ujarnya. (Ully/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.