20.1 C
New York
Rabu, April 22, 2026
BerandaKesehatanCegah Covid-19 Dimasa New Normal, BIN Banten Lakukan Dekontaminasi di Terminal Pakupatan

Cegah Covid-19 Dimasa New Normal, BIN Banten Lakukan Dekontaminasi di Terminal Pakupatan

-

SERANG, SSC – Upaya pemerintah mencegah penularan Covid-19 memasuki tatanan normal baru atau new normal terus gencar dilakukan. Salah satunya dilakukan oleh Badan Intelejen (BIN) Provinsi Banten.

Pada Rabu (24/6/2020), Badan pemerintah intelejen ini melakukan dekontaminasi Covid-19 di Terminal Pakupatan, Kota Serang.
Kegiatan diikuti 32 peserta baik BIN, pengelola dan petugas terminal, pedagang, pengurus agen perjalanan bus dan supir bus.

Selain dekontaminsasi dengan desinfeksi,
kegiatan sosialisasi/edukasi tentang penggunaan hand sanitizer dan pembagian masker kepada masyarakat dan pengguna jasa transportasi juga dilaksanakan.

Dokter Poliklinik BIN, Daniel mengatakan, BIN sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17 tahun 2011 mempunyai tugas deteksi dini dan cegah dini berbagai ancaman, termasuk Pandemi Covid-19, maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia.

Untuk melakukan aksi nyata dalam rangka melaksanakan deteksi dini dan cegah dini, serta upaya dekontaminasi, BIN membentuk Tim Velox Pejaten.

“Pada kegiatan kali ini, Tim Velox Pejaten melaksanakan beberapa kegiatan dalam rangka menghadapi tatanan protokol baru atau new normal seperti kegiatan sosialisasi/edukasi penyemprotan disinfektan, hand sanitizer dan pembagian masker kepada masyarakat pengguna jasa transportasi, ” ujarnya.

Selama lebih dari 4 bulan terakhir, kata dia, BIN telah banyak melakukan berbagai aksi nyata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Baik pencegahan di tempat ibadah, area-area publik dan tempat umum lainnya.

“Untuk kegiatan sosialisasi, edukasi, dan dekontaminasi, telah kita laksanakan di beberapa tempat yaitu fasilitas tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, dan vihara. Fasilitas-fasilitas umum seperti pasar, stasiun, halte, dan terminal serta fasilitas-fasilitas sosial lain seperti pondok pesantren, panti asuhan, yayasan sosial hingga rest area,” umgkapnya.

Ia menerangkan, kegiatan tersebut juga sebagai upaya persiapan menuju tatanan protokol baru atau new normal. Diharapkan dengan pencegahan yang massif, pandemi bisa berakhir dan aktivitas bisa kembali normal.

“Kita semua tentunya berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera reda dan berakhir. Kita juga harus siap untuk menjalani tatanan kehidupan baru atau new normal dimana kita semua bisa kembali beraktivitas, kembali produktif, namun tetap aman dari Covid-19. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong kita pasti dapat lalui wabah ini,” harapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini