CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Robinsar mengecek area trotoar di dekat Simpang Tiga Landmark yang baru saja direvitalisasi, Selasa (10/6/2025) pagi. Saat sidak, Walikota Robinsar didamping Plt Kepala Satpol PP Kota Cilegon, Tunggul Simanjuntak dan Kepala Dinas Perhubungan Cilegon, Heri Suheri.
Walikota Robinsar menyatakan, saat ini Pemkot Cilegon tengah mempersiapkan penertiban PKL pasca revitalisasi trotoar. Ia meminta kepada Dishub dan Satpol PP untuk melakukan penertiban PKL agar Simpang Tiga Landmark lebih tertata baik. Rencananya, PKL yang ada disekitar Landmark akan direlokasi di belakang Alun-Alun Kota Cilegon dan belakang Taman Layak Anak atau belakang Gedung DPRD Cilegon.
“Sudah saya perintahkan Dinas Perhubungan dan Dinas Satpol PP agar bisa melakukan razia terhadap PKL. Untuk siang hari, pedagang ini dilarang berjualan di sekitar Taman Simpang dan Taman Layak Anak. Kalau malam kebijakan okay (boleh berjualan). Sedangkan untuk malam hari, mereka (pedagang) berjualan di belakang Alun-Alun Cilegon atau di belakang gedung DPRD Cilegon,” kata Robinsar kepada Selatsunda.com ditemui di Kelurahan Ramanuju.
Robinsar menambahkan, selain PKL, ia juga memerintahkan Dishub dapat menyiapkan personel untuk melakukan penjagaan terhadap kendaraan besar yang melintas jalan kota sebelum jam operasional yang sudah ditentukan.
“Nanti Dishub siapkan personel untuk melarang kendaraan besar melintas, sedangkan untuk Dinas Satpol PP melakukan penertiban kepada PKL liar agar tidak berjualan di sekitar Taman Simpang,” tambah Robinsar.
Politisi Partai Golkar ini pun mengaku, saat ini Pemkot Cilegon belum menganggarkan biaya perawatan untuk trotoar yang baru saja direvitalisasi di Taman Simpang tersebut. Saat ini yang dibutuhkan di lokasi hanya personel untuk melakukan penjagaan angkutan umum dan PKL.
“Ga pakai anggaran yang berarti cukup dengan personel yang menjaga merawat dan membersihkan. Jadi ga ada penambahan yang berarti untuk trotoar,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Plt Kasatpol PP Cilegon, Tunggul Fernando Simanjuntak menuturkan, pihaknya kaitan penataan trotoar di Taman Simpang akan melakukan penertiban PKL pada pagi dan sore hari. Petugas akan melakukan patroli setiap hari yang dibagi dalam 3 shift.
“Kita akan lakukan patroli rutin 3 shift setiap hari. 1 shift per 8 jam per hari. Untuk Jalur Protokol akan kita bersihkan sesuai arahan Pak Walikota Cilegon (Robinsar). Tegas, tidak ada PKL lagi yang berjualan,” tegas Tunggul.
Kata Tunggul, pihaknya tidak akan main-main kepada pedagang yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
“Kalau ada pedagang yang nakal, akan kita angkut gerobaknya. Memang masih ada sekarang, tapi kita kasih himbauan agar mereka tidak melanggar aturan kami,” pungkasnya. (Ully/Red)

