CILEGON, SSC – Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Bela Masyarakat Cilegon melakukan aksi unjukrasa di Cilegon Center Mall (CCM), Cilegon, Kamis (31/5/2018). Mereka menuntut agar mal yang akan beroperasi itu ditutup karena dianggap tidak mengakomodir kepentingan masyarakat lokal.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, massa aksi melakukan unjukrasa sekitar pukul 14.00 WIB. Massa datang berkonvoi dengan motor. Didepan lokasi mal, massa langsung membentangkan spanduk dengan tulisan dua tuntutan aksi. Satu persatu, orator melontarkan orasi di depan mal yang dikelola oleh PT Yestar Karya Utama itu. Aksi unjuk rasa itu mendapat pengawalan ketat dari sekuriti mall, Polres Cilegon dan personil Kodim 0623 Cilegon. Dalam tuntutannya, massa menyerukan agar CCM ditutup karena tidak mengakomodir kepentingan pengusaha lokal.

“Kita menuntut agar mal ini ditutup. Jangan sampai ada operasional, karena tidak menguntungkan buat kita,” ujar salah satu orator ditengah aksi.

Selain tuntutan itu, pendemo juga menuding adanya dugaan keterlibatan oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan Aparat yang terlibat bermain proyek. Massa meminta agar para oknum ditindak tegas. Karena akibat masalah-masalah itu turut memicu konflik horizontal di masyarakat.

Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara massa dengan petugas dan aparat keamanan. Saat itu, massa aksi berusaha menerobos barisan petugas yang berjaga namun dapat dikendalikan.

Sebelum bubar, massa sempat mengintari mal dari pintu masuk ke lokasi lobbi. Aksi itu pun mengundang perhatian tamu undangan yang hadir dalam grand opening Matahari Departemen Store didalam mal. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 15.20 WIB. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?