Suasana aktivitas turun naik penumpang di Terminal Pakupatan, Kota Serang, Selasa (24/3/2020). Foto Ajat/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Kasus Covid-19 mulai merebak ke masyarakat Indonesia termasuk Kota Serang. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap transportasi bus di Terminal Pakupatan.

Korsatpol (Kordinator Satuan Pelayanan Terminal) Pakupatan Kota Serang, Waluyo Dianto, Selasa (24/3/2020) mengakui ada penurunan jumlah penumpang bus akibat dampak virus corona. Namun dmapaknya tidak begitu signifikan atau hanya 5 persen.

“Kalau penurunan pasti ada. Saat ini kita masih menghitung data secara aktual. Kalau penurunan signifikan tidak hanya sekitar jatuh diangka 5 persen lah. Tapi itu juga belum fix kita terus masih menghitung juga,” ujarnya.

Setiap harinya, kata dia, jumlah penumpang bus sebelum merebak Covid-19 mencapai angka 1.000 orang. Namun sejak imbauan untuk tida bwpwrgian dan tinggal dirumah, jumlah menjadi menurun.

“Satu hari perkiraan rata-rata sekitar 1.000 penumpang, kalau di week end itu bisa dua kali lipat. Itu kalau normal sebelum ada informasi Covid-19 ini cuman kemungkinan dengan adanya imbauan stay at home ini angka penurunan pasti ada,” paparnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona dilingkungan terminal, kata Waluyo pihaknya telah melakukan langkah-langkah pencegahan di setiap bus dengan penyemprotan disinfektan. Delain itu, upaya lain dengan menyediakan sarana cuci tangan dilingkungan terminal.

Selanjutnya, pencegahan lain yakni dengan melakukan pengecekan suhu badan yang diperuntukan bagi para penumpang baik yang akan ataupun yang telah melakukan perjalanan.

“Alat pengecekan suhu sampai saat ini kami belum dapat informasi dari BPTD. Cuma kemarin teman-teman sudah mencari di berbagai tempat dan sampai saat ini belum dapat menemukan alatnya,” pungkasnya. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here