20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPeristiwaDampak Corona, UIN SMH Banten Kaji Mekanisme Sidang Skripsi Online

Dampak Corona, UIN SMH Banten Kaji Mekanisme Sidang Skripsi Online

-

SERANG, SSC – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten tengah mengkaji mekanisme pelaksanaan sidang skripsi mahasiswa secara online akibat dampak virus corona. Pasalnya, kebijakan ujian skripsi untuk mahasiswa semester akhir tidak dapat dilaksanakan pasca kebijakan pelarangan kegiatan tatap muka.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Nihayatul, Masykuroh mengungkapkan, sampai saat ini universitas masih mencarikan solusi sidang skripsi mahasiswa. Ia menyatakan, ujian skripsi biasanya dilakukan dengan tatap muka. Namun hal itu tidak dilaksanakan karena bertentangan dengan kebijakan universitas terkait Covid-19. Universitas, kata dia, masih mengkaji opsi yang tepat termasuk melaksanakan metode ujian skripsi berbasis online atau daring.

“Lagi cari formula sistem apa yang pas biar nggak nabrak aturan sana sini. Karena situasi begini akhirnya gimana caranya biar tetap berjalan. Sementara kalau kumpul-kumpul kena aturan, kalau online juga pada keberatan karena kuota dan yang di pedesaan nggak ada sinyal. Itu kan harus dicari cara biar baik ke semuanya” ujarnya kepada selatsunda.com, Sabtu (28/3/2020).

Menurutnya, mahasiswa yang akan menjalankan sidang skripsi ditengah wabah virus corona harus dicarikan solusinya. Jangan sampai skripsi tertunda dan malah membebankan finansial mahasiswa.

“Kan kasihan dia kalau sudah selesai skripsinya. Keinginannya biar nggak kena SPP lagi,” jelasnya.

Selain soal sidang skripsi, penyelenggaraan wisuda juga tengah dikaji. Biasanya, wisuda dijadwalkan dua kali dalam setahun yakni pada Juni dan September nanti.
Jadwal wisuda pada Juni dengan dampak Covid-19, kata dia, telah ditiadakan. Diperkirakan, wisuda tahun ini hanya dilaksanakan satu kali di bulan September nanti.

“Diundur jadi September, itu sudah paling akhir. Karena biasanya kan satu tahun 2 kali.  Sekarang di 2020 ini supaya sekali saja, mengingat situasi,” ucapnya.

Meski wisuda pada Juni ditiadakan, mahasiswa yang telah lulus skripsi akan diberikan surat kelulusan dengan dikirim online. Pengiriman lewat online telah memenuhi aspek legalitas.

“Kan ada dokumennya walaupun online juga.
Bisa di print kan walaupun on line juga, disetarakan dengan ujian langsung seperti biasa,” tungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil rapat Rektor dan Dekan Fakultas di UIN SMH Banten di Aula Lantai III Rektorat pada Jumat, (27/03/2020) Kemarin menyepakati keputusan dengan mengeluarkan Nota Dinas Nomor 29/Un.17/R/03/2020  terkait antisipasi Covid-19. Salah satu poin dalam surat melarang kegiatan pembelajaran di kampus dilangsungkan dengan tatap muka.
(MG-01)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini