Foto Ilustrasi (Sumber : beritasatu.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon menggelontorkan bantuan keuangan dana partai politik (Parpol) untuk Pilkada Kota Cilegon sebesar Rp 1.103.397.376. Bantuan dana parpol ini diberikan kepada 10 partai politik ysng menduduki kursi di DRPD Kota Cilegon.

Kasubid Fasilitasi Partai Politik dan Pemilu pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon, Nur Fauziah mengatakan, dari 10 partai politik di Kota Cilegon, baru 2 parpol yang telah menyerahkan proposal pengajuan pencairan ke Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Dua parpol tersebut yakni Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Sejauh ini baru dua parpol saja yang sudah menyerahkan proposal pencairan ke Pak Wali. Prinsipnya, kami (Kesbangpol) menunggu disposisi dari Walikota Cilegon untuk memberikan bantuan politik tersebut,” kata Nur Fauziah kepada Selatsunda.com saat ditemui di ruang kerjanya,” Senin (11/5/2020).

Fauziah menjelaskan, dana parpol pada tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun sebelumnya dana parpol sekitar Rp 900 juta. Meningkatnya jumlah tersebut seiring meningkatnya jumlah suara di Cilegon.

Ia menyatakan, untuk jumlah besarannya dana parpol untuk setiap parpol diberikan berbeda-beda tergantung jumlah suara yang diperoleh.

Diketahui dalam pileg 2019, jumlah suara terbanyak diraih oleh Partai Golkar dan urutan kedua diraih oleh Partai Gerindra.

“Golkar untuk periode sekarang mengalami peuruan karna meskipun kursi tetap 10 tapi untuk suara ada penurunan, termasuk juga kaya PDI, kursi tetap, suara turun. Suara itu berimbas. Malah antara PDI yang 4 kursi sama Nasdem 3 kursi, itu lebih tinggi Nasdem karena suaranya lebih banyak,” ungkapnya.

Mengenai kaitan bantuan dengan Pilkada digelar pada Desember ini, ia memastikan tidak terdapat kendala dan dapat dicairkan.

“Meskipun pilkada mundur sampai Desember 2020, nggak ada pengaruhnya karena bantuan keuangan ini sudah jatah mereka setiap tahunnya,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Sekjen DPD II Partai Golkar Cilegon Sutisna Abbas menjelaskan, jika nilai bantuan keuangan parpol yang diterimanya Golkar dinilai kecil ketimbang sebelumnya.

“Masih kuranglah bantuan kuangan senilai Rp 271.803.344 mah. Normalnya aja untuk sekelas Partai Golkar harus menerima Rp 1 miliar,” ungkap Sekjen.

Lanjut Sutrisna, bantuan tersebut nantinya akan diperuntukan untuk biaya pendidikan politik sebesar 60 persen dan 40 persen untuk membeli alat tulis serta rapat-rapat pengurus partai.

“Prinsipnya kita menunggu anggaran tersebuy cair dari BPKAD Cilegon,” pungkasnya singkat.(Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here