Kasatreskrim Polres Kota, AKP Indra Veradinata diwawancarai awak media. (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Bendahara Desa Kadu Beureum inisial NH ditahan Satreskrim Polres Serang Kota. Ia berurusan dengan polisi diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penyelewenangan Dana Desa sebesar Rp 570 Juta.

Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata mengatakan, NH telah ditahan dan ditetapkan tersangka. Tersangka NH disinyalir menyelewengkan dana desa untuk bermain forex.

Baca : Warga Kadu Beureum Tak Terima Bantuan Covid-19, Dana Diduga Diselewengkan Oknum Aparat Desa

“Bukan judi online. Jadi dia ikut semacam trading-trading (forex) gitu, saham-saham gitu. Dia kalah. Pandemi begini, kesedot semua,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (19/10/2020).

Ia menyatakan, NH ditahan setelah mendapat laporan dari pihak Kantor Desa Kadu Beureum. Tersangka diduga menyelewengkan dana desa terkait dana operasional desa, dana Bantuan Langsung Tunai Covid-19 dan lainnya.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

“(Tersangka) Itu diserahkan dari lurah dan perangkatnya. Uang itu dana desa, bukan covid saja,” paparnya.

Penyidik membongkar kasus tersebut telah mengumpulkan sejumlah alat bukti diantaranya terkait pemindahan uang dari rekening desa ke rekening pribadi tersangka. Sebanyak 20 orang saksi juga telah diminta keterangan. Termasuk berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Serang.

“Yang pasti undang-undang tipikor karena anggaran dana desa. Kita sudah koordinasi dengan APIP juga,” tuturnya.

“Pokoknya ada semua lengkap. Intinya sudah diproses,” ucap Indra. (Ronald/Red)