20.1 C
New York
Kamis, Mei 14, 2026
BerandaPemerintahanDeviasi Proyek Gedung Setda Negatif 1 Persen, Walikota Minta Progres Dikejar Sampai...

Deviasi Proyek Gedung Setda Negatif 1 Persen, Walikota Minta Progres Dikejar Sampai Malam

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi meninjau Pelaksanaan Pembangunan Proyek Gedung Kantor baru Setda yang ada di area Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Rabu (28/8/2019). Dalam peninjauan itu terungkap bahwa progres pencapaian pembangunan Gedung Setda ini baru mencapai 10 persen sejak proyek mulai dilaksanakan. Progres pada proyek sebesar Rp 23 Miliar yang dikerjakan oleh PT Aura Hutaka ini (deviasi negatif) kurang 1 persen dari target 11 persen yang ditetapkan.

“Dari segi proses kurang 1 persen, seharussya 11 persen. Sekarang mengerjakan dock pile yang harusnya 140 titik, kita baru 60 persen,” ujar Edi kepada media dilokasi.

Ia menyatakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) selaku OPD teknis yang mengawasi pekerjaan tersebut diminta tegas melakukan percepatan. Bila perlu, kata dia, DPUTR bisa meminta kepada Pelaksana Proyek untuk bekerja lembur hingga malam hari.

“Penyedia dan kita harus tegaslah. Kalau progres misalnya kurang, dia (DPUTR) harus kejar dong. Satu persen ini apa nih, kalau magrib, udahan. Kalau ngejar 1 persen, tambah malam. Ya tambah malam. Jangan nurut sama penyedia. Penyedia minta istirahat, malah istirahat. Jangan itu. Itu namanya kendor,” kata Edi tegas.

Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR, Mugni membantah jika deviasi negatif 1 persen disebabkan oleh keterlambatan pelaksana pekerjaan mengejar target yang ditetapkan. Ia beralasan, keterlambatan terjadi akibat beberapa waktu lalu di area Pemkot diselenggarakan kegiatan besar sehingga proyek sempat tidak beroperasi.

“Sebetulnya bukan kurang tegas, secara teknis sudah, mengkonstruksi juga sudah. Hanya kemarin itu kan ada acara, kita tidak bisa beroperasi. Akhirnya untuk mengejar itu, apa yang dikatakan pak Wali betul. Kalau sampai jam 17.00 WIB selesai, ditambah dong jamnya, satu atau dua jam. Dan kemarin 25 agustus sudah kita mulai, kerja sampai malam,” tuturnya.

Untuk diketahui, Proyek pembangunan Kantor Gedung baru Setda ini dikerjakan dengan masa 165 hari kerja. Proyek ditargetkan rampung pada desember mendatang. Proyek tahap pertama ini akan dibangun 4 lantai dengan tahan pekerjaan konstruksi struktur bangunan. Di 2020 mendatang, proyek akan dilanjutkan dengan pembangunan tambahan 2 lantai dan penyelesaian (finishing) gedung.

“Yang tahap pertama ini kostruksi struktur saja sampai lantai 4. Dilanjutkan nanti 2020 akan dilanjutkan 2 lantai plus arsitekturnya, finishing dengan nilai Rp 73 miliar lebih,” papar dia. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2