Puluhan pelajar dan geng motor diamankan Polres Cilegon, Kamis (8/10/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Polres Cilegon mengamankan 59 orang pelajar dan geng motor yang hendak ikut demo Omnibus Law di DPRD Cilegon, Kamis (8/10/2020). Mereka diamankan saat berada di Terminal Seruni.

Pelajar dan geng motor digelandang ke Mako Polres. Satu persatu diperiksa barang bawaannya. Dalam pemeriksaan, seorang geng motor inisial WA (30) Kedapatan membawa 6 butir pil exymer tipe G. Barang terlarang itu ditemukan di kantong depan celana dari warga Kelurahan Bendungan Kecamatan Cilegon.

“Dari 59 pelajar dan geng motor yang berhasil kami amankan, ada 1 orang geng motor yang kedapatan membawa 6 butir pil exymer tipe G,” ungkap Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada awak media.

Baca juga  Cerita Pelipat Kertas Suara Pilkada Cilegon: Lumayan Buat Dapur Bisa ‘Ngebul’

Polisi masih menyelidiki maksud terduga membawa obat terlarang saat hendak turut berdemo.

“Kami akan dalami dari mana dia mendapatkan obat keras in. Bahkan, apakah dia ini masuk dalam katagori penjual atau hanya membeli saja,” kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono kepada awak media.

Terpisah, Kasat Narkoba, AKP Elang Prasetyo mengatakan, pihaknya tengah mendalami motif terduga WA membawa barang haram tersebut.

“Masih kita dalami dulu kasus ini. WA merupakan residivis jambret juga. Tapi untuk detailnya, sekali lagi masih kita dalami lebih dalam,” pungkas Elang. (Ully/Red)