Kondisi di Dermaga I, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, terlihat sepi penumpang saat libur panjang Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (30/10/2020) dini hari. Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC Jumlah penumpang dan kendaraan saat momentum Libur Hari Maulid Nabi Muhammad SAW mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah penumpang saat Hari Raya Idul Adha 2020.

Dari data yang dilansir PT ASDP Cabang Merak pada hari puncak kedua hari raya ini, jumlah penumpang Maulid Nabi dibanding dengan Idul Adha turun 26 persen atau mengalami penurunan 12.134 orang. Begitu juga jumlah kendaraan saat Maulid Nabi dibanding dengan Idul Adha turun 37 persen atau 5.648 unit kendaraan.

General Manager PT ASDP Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, penurunan jumlah penumpang ini karena masyarakat saat Idul Adha lebih banyak memilih pulang ke Pulau Sumatera dari Pulau Jawa setelah dilonggarkannya aturan menyeberang pasca larangan mudik Idul Fitri.

“Pada saat Idul Fitri, dilarang tidak boleh berpergian karena Covid-19. Nah pada saat Idul Adha itu kan perjalanan orang sudah mulai diberikan pelonggaran dari pemerintah sehingga terjadi pertumbuhan dari sebelum Idul Fitri,”ujar Lessy di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (30/10/2020) dini hari.

Baca juga  Rusunawa Margaluyu Mulai Diisi Pasien Corona

Lessy mengungkapkan, meski jumlah turun dibandingkan Idul Adha namun jumlah penumpang pada Hari Maulid Nabi saat dibandingkan dengan Hari 17 Agusutus mengalami kenaikan.

Jumlah penumpang saat Hari Maulid Nabi dibanding dengan 17 Agustus 2020 naik 41 persen atau mencapai 9.981 penumpang. Begitupun jumlah kendaraan pada momentum yang sama naik 64 persen atau 3.683 unit kendaraan.

Kenaikan ini terjadi, kata dia, karena pemerintah secara perlahan telah melonggarkan penumpang menyeberang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Ia mengatakan, trend jumlah penumpang diprediksi akan tetap naik pada momentum berikutnya di saat Libur Hari Natal dan Tahun Baru mendatang.

“Secara umum terjadi kenaikan, karena memang di Idul Adha karena pada saat Idul Fitri tidak diberikan izin. Puncaknya berada di Idul Adha,”

Baca juga  PT Krakatau Posco Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Cilegon

“Untuk Natal dan Tahun Baru akan naik lagi, kalau itu sudah pasti naik,” paparnya.

Soal puncak Hari Maulid Nabi, kata dia, terjadi pada Hari Rabu, (28/10/2020). Tercatat jumlah penumpang menyeberang pada hari puncak sebanyak 34.554 orang, kendaraan pribadi 4.386 unit, bus 169 unit dan truk 3.131 unit.

Ia menganalisa, saat ini penumpang tidak lagi berperilaku menyeberang pada malam hari. Pihaknya meyakini itu terjadi karena penumpang memilih menyeberang siang hari karena telah beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Kalau dulu sebelum ada tol, cenderung orang berangkat malam hari dari sini. Sampai di Bakauheni belum bertemu siang hari, berarti masih menunggu disana. Tapi kalau saat ini sudah merata, karena faktor keamanan dan kenyamanan, kalau dulu keamanan tidak terjamin,” pungkasnya. (Ronald/Red)