Foto Ilustrasi

SERANG, SSC – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten mengamankan bidan berinisial NN (47) dan perawat ER (38) terkait dugaan praktik klinik aborsi di Kampung Cipacing, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

Direktur Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Nunung Saefudin mengatakan, penangkapan NN dan ER dilakukan anggota Subdit Tipiter pada Senin, 26 Oktober 2020 tepatnya di Klinik Sejahtera tempat para terduga berpraktik. Selain kedua terduga, anggota juga mengamankan RY (26), pelaku yang diduga mengaborsi janin.

“Sudah beberapa hari lalu kita amankan. Praktek mereka itu sudah dari 2006 atau 2007 lalu,” ujar Dirkrimsus dikonfirmasi, Selasa (2/11/2020).

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Banten, Kompol Feria Kurniawan menambahkan, praktik aborsi terbongkar awalnya berdasarkan laporan masyarakat. Anggota saat itu mendapat laporan bahwa pelaku RY bersama rekannya datang ke klinik NN diduga untuk menggugurkan kandungan. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti anggota.

Baca juga  Ditanya Rekom KASN Soal Sekda, Walikota Serang Malah Curhat Sering Ditelepon Orang

“Dilakukan klarifikasi terhadap NN dan yang bersangkutan membenarkan bahwa perempuan yg bernama RY baru saja mendatangi klinik dan menggugurkan kandungannya yang sudah berumur kurang lebih 1 bulan,” ujarnya.

Dalam praktik tersebut, RY menggugurkan kandungan membayar Rp 2,5 juta kepada NN. Pasca introgasi, para pelaku kemudian ditangkap. Anggota saat penangkapan, turut mengamankan sejumlah barang bukti peralatan aborsi yakni baskom alumunium, gunting, penjepit, buku catatan pasien, 2 botol kecil obat injeksi, 1 alat suntik dan Uang tunai Rp 2,5 juta.

Feria menyatakan, pelaku atas perbuatannya dijerat dengan KUHP dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan terancam diatas 5 tahun penjara.

“Tersangka diduga telah melanggar pasal 194 Jo pasal 75 (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau pasal 346 dan atau pasal 348 (1) KUHP junto pasal 55 (1) ke 1,” pungkasnya. (Ronald/Red)