SERANG, SSC – Diduga mengalami depresi, seorang warga Kampung Cianjur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang berninisial NA membacok tokoh masyarakat setempat dan membakar rumah sendiri.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (23/3/2022) sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian bermula saat pelaku di rumahnya bertingkah marah-marah kepada sang istri. Pelaku pun mengancam akan membunuh sang istri dengan sebilah golok. Lantaran takut dengan ancaman tersebut, istri pelaku kemudian meminta pertolongan tokoh masyarakat (tokmas) berinisial AS.
Saat menghampiri ingin melerai pertikaian, sang tokmas malah dibacok oleh pelaku di bagian kepala.
“Ketika saudara AS menghampiri pelaku niat ingin meredam keributan yang terjadi antara pelaku dengan istrinya, tiba-tiba pelaku langsung membacok saudara AS yang mengenai bagian kepala,” ujar Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea dikonfirmasi.
Pelaku setelah membacok tokmas juga membakar kasur dan kayu di rumahnya sendiri yang mengakibatkan kebakaran. Pasca kejadian tersebut, pelaku langsung kabur.
“Setelah itu pelaku kembali masuk kerumah pelaku dan kemudian membakar kasur dan tumpukan kayu yang berada diruangan atas rumah pelaku setelah pelaku melarikan diri,” terang Kapolres.
Kapolres menyatakan, warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung membawa AS ke rumah sakit terdekat dan melaporkan aksi pelaku dan kebakaran ke pihak kepolisian.
“Pada jam 09.30 WIB, kebakaran rumah tersebut dapat dipadamkan oleh unit pemadam kebakaran,” tutur Kapolres.
Menurut keterangan yang dikumpulkan pihak kepolisian dari warga setempat, pelaku kurang lebih 1 bulan belakangan diduga mengalami depresi.
“Pelaku NA selama satu bulan ini diduga mengalamu depresi,” tandasnya
Akibat kejadian tersebut, korban AS yang mengalami luka sobek di bagian kepala mendapat perawatan dengan 14 jahitan. Kemudian kerugian atas kebakaran ditaksir mencapai Rp 30 juta. Saat ini, kata Kapolres, pihaknya tengah mengejar pelaku.
“Pelaku saat ini sedang kita kejar,” pungkasnya. (Ronald/Red)

