SERANG, SSC – Kampung Pangrango Dukuh, Desa Pengarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, geger. Tiga orang warga yakni bernama Kharul Anwar (40) Syafrudin (45) dan Nursidi (35) menjadi korban pembacokan. Ketiganya bersimbah darah setelah disabet benda tajam oleh tujuh terduga pelaku.
Kepala Desa Pengarengan Syaefullah
mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ketiga korban tengah mengawal mobil pembawa material tambang batu. Tepat didepan PT SGM, Kampung Pangrango Dukuh, ketiganya langsung dicegat oleh 7 pelaku. Para korban langsung dibacok dengan golok oleh pelaku.
“Pelaku langsung melayangkan goloknya ke para korban. Para korban mengalami bacokan senjata tajam pada bagian tangan, bahu, kepala, dan bagian kaki,” kata Khaerul kepada Selatsunda.com ditemui di RSUD Kota Cilegon,” Senin (17/2/2020).
Belum diketahui motif pelaku sehingga nekad melakukan pembacokan. Diduga peristiwa yang terkait persoalan rebutan lapak bisnis itu telah direncanakan para pelaku.
“Ada unsur dendam atau apa saya enggak ngerti. Yang jelas, ada unsur bisnis dari kejadian ini,” tambahnya.
Dijelaskannya, usai membacok korban, tujuh pelaku langsung melarikan diri dengan sebuah mobil Terrios berwarna putih.
“Pelaku informasinya kabur setelah melakukan pembacokan menggunakan mobil Terrios,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, ketiga korban masih menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cilegon. (Ully/Red)

