Satpol PP Kota Cilegon sita minuman keras. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon tak akan segan-segan akan membongkar paksa keberadaan warem (warung reman-remang) yang berada di trotoar Jalan Lingkar Selatan (JLS). Pembongkara ini akan dilakukan karena warem disinyalir menjual minuman keras bahkan menyediakan wanita malam.

Kepala Dinas Satpol PP (Kadispol PP) Cilegon Juhadi M Syukur mengungkapkan, keberadaan warem kebanyakan memang berada di wilayah Kabupaten Serang. Namun lokasi tempat mereka berjualan berada di atas trotoar milik Pemkot Cilegon.

Ia menyatakan, Pemkot Cilegon sebagai pemerintah yang mengurus aset trotoar berkewenangan menertibkan segala sesuatu diatasnya. Termasuk membongkar paksa warem-warem yang berjualan tanpa mematuhi aturan Pemkot Cilegon.

Baca juga  Tak Serahkan PSU, Pengembang Perumahan di Kota Serang Terancam Sanksi Pidana

“Trotoar milik Kota Cilegon meski mereka (Warem) berada di wilayah Kabupaten Serang. Kita bongkar paksa apabila mereka sudah dibina oleh Disperindag (Dinas Perindustian dan Perdagangan) Cilegon tapi tetap jualan miras bahkan ada indikasi menyediakan ‘perempuan malam’,” kata Juhadi kepada Selatsunda.com kemarin.

Dalam hal ini, kata dia, Dinas Satpol PP memiliki kewenangan akan hal itu. Jika warem tidak mematuhi pembinaan yang dilakukan Disperindag maka Satpol PP akan menindak tegas.

“Apabila sudah diingatkan dibina pihak warem tidak patuh maka, kami (Dinas Satpol PP) selaku eksekutor akan membongkar warem tersebut,” tegas Juhadi. (Ully/Red)