CILEGON, SSC – Upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) terus dilakukan. Hal tersebut dibuktikan dengan memberikan fasilitas dan pelatihan manajemen kepada IKM yang ada di Cilegon.

Kepala Disperindag Kota Cilegon, Tb Dikrie Maulawardhana mengatakan, pemerintah memiliki peran penting dalam mengembangkan IKM sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Baik pemerintah daerah dan pusat mempunyai tanggungjawab memberikan kemudahan kepada berbagai akses kepada IKM.

“Sehingga IKM tumbuh dan berkembang secara baik,” ujarnya.

Disperindag Cilegon memberi Pelatihan kepada IKM

Dijelaskannya, sekitar 903 IKM dan 150 industri besar ada di Kota Cilegon. Industri besar, paparnya, memiliki peran yang besar dalam mengembangkan IKM. Oleh karena itu, lanjut Kadis, kedua industri ini harus saling bersinergi membangun kemitraan.

“Ini menjadi tugas kami agar keduanya terbangun kerja sama yang baik dan menguntungkan. Kami meyakini dengan adanya kemitraan maka akan berdampak pada adanya kepastian pasar,” paparnya.

Dengan adanya kemitraan yang baik ini, IKM dapat memperoleh asupan pengetahuan dan wawasan. Sehingga baik kualitas produk, sumber daya manusia (SDM) dan sistem manajemen mutu dapat ditingkatkan. Dengan begitu IKM dapat mampu memenuhi kebutuhan dan kriteria dari industri besar.

“IKM juga bisa meningkatkan akses informasi dan teknologi agar menjadi sosok mitra yang berdaya saing. Termasuk soal akses pendanaan yang selama ini menjadi kendala, juga nanti bisa terbantu. Kami meyakini IKM akan banyak belajar dengan adanya kemitraan terutama soal produk dan manajemennya,” tandasnya.

Saat ini ungkap Dikrie, dalam mendorong pengembangan IKM, Disperindag Kota Cilegon melakukan kebijakan yang bisa melakukan pengembangan daya saing dengan memberikan fasilitas dan penguatan standar produk.

“Kami juga ingin mereka berdaya saing. Dengan banyaknya IKM yang terus tumbuh di kota Cilegon juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja. Sebab, IKM merupakan bagian industri yang cukup banyak menyerap tenaga kerja, melalui peluang kerja dan menciptakan pengusaha,” pungkasnya. (Advetorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here