GM ASDP Merak, Hasan Lessy meemberi bantuan kepada penjahit di sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, belum lama ini. Foto Istimewa

CILEGON, SSC – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyalurkan bantuan kepada kelompok UMKM penjahit yang berada di lingkungan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, situasi pandemi Covid-19 saat ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat terutama ekonomi dan sosial. Hal ini tentu juga mempengaruhi keberlangsungan UMKM penjahit khususnya bagi yang berada di lingkungan pelabuhan ASDP.

“Dukungan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang ikut berperan dalam memberdayakan masyarakat untuk terus membawa Indonesia maju ke arah yang lebih baik. Kami juga ingin agar kehadiran ASDP benar-benar dapat bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya, Rabu (12/8/2020).

Baca juga  Teken MoU, Kejari Cilegon Kawal Kredit Macet Milik BJB

Bantuan tersebut secara bertahap ASDP akan menyalurkan bantuan senilai Rp 150 juta. Yakni terdiri dari bantuan mesin jahit, pelatihan teknikal dan manajerial. Akhir tahun 2019, ASDP telah memberikan pelatihan teknik menjahit kepada 10 kelompok UMKM penjahit. Lalu, bulan Juli 2020, ASDP telah menyalurkan mesin jahit dan alat bantu lainnya.

Rencananya juga jelang akhir tahun 2020 akan diberikan pelatihan manajerial tentang UMKM dan pengenalan industri digital.

“Harapannya, secara teknis dan manajerial dapat meningkatkan kemampuan para UMKM penjahit ini menjadi lebih mandiri,” tuturnya. (Ronald/Red)