CILEGON, Selatsunda.com – Komisi IV DPRD Kota Cilegon mempertanyakan program ‘Mantri Jalan’ yang dicetuskan Pemerintah Kota Cilegon dalam menangani jalan rusak.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Erick Airlangga mengatakan, program mantri jalan tersebut tidak jelas. Semestinya, menurut Erick, Pemkot fokus pada perbaikan jalan yang telah direncanakan.

“Program apaan itu (mantri jalan)? Semakin enggak jelas. Sekarang yang rusak saja gak diperbaiki-perbaiki. Saat ini saja kegiatan di triwulan I dan II gak jalan-jalan. Fokus dulu saja di perbaikan jalan, baru ada program A, B dan C,” kata Erick, Senin (20/6/2022).

Erick mengungkapkan, Pemkot semestinya berkaca pada pengalaman program perbaikan infrastruktur yang belum terlaksana dua tahun terakhir. Seperti pada Tahun 2020, banyak program infrastruktur tertunda karena pandemi Covid-19. Kemudian program yang sama pada 2021 juga banyak tidak terlaksana karena gagal lelang sampai menimbulkan Silpa.

Baca juga  Lapas Cilegon Bangun Blok Hunian Baru Tampung Narapidana Beresiko Tinggi

Semestinya pada tahun ini, Pemkot lebih memprioritaskan perbaikan-perbaikan jalan rusak yang telah direncanakan. Seperti perbaikan jalan rusak di wilayah Kelurahan Panggung Rawi, Cibeber, Ciwedus dan beberapa titik di Kota Cilegon.

Ia menyayangkan, program yang selama ini telah direncanakan belum direalisasikan. Pemkot malah mencetuskan program lain.

“Tahun 2020 lalu saja kan alasannya ada recofusing anggaran, lalu di 2021 ada gagal lelang. Jadi di 2022 ini lebih baik fokus infrastruktur. Ini perbaikan belum ada, sudah ada mantri jalan,” terangnya.

Ia berharap, Pemkot dapat fokus dengan program perbaikan jalan yang telah direncanakan. Jika semua telah berhasil dijalankan, pihaknya tidak mempersoalkan program baru.

“Fokus dulu perbaikan. Kalau semua sudah diperbaiki, boleh lah ada mantri jalan,” tegas Erick.

Pada pemberitaan sebelumnya, Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya untuk menigkatkan pelayanan infrastruktur kepada warga Cilegon. Salah satu yang dilakukan yakni upaya respon cepat dalam menangani perbaikan jalan rusak lewat program yang dinamai ‘Mantri Jalan’.

Baca juga  Cabuli Anak Pacar Sendiri, Pria di Cilegon Dibekuk Polisi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, Heri Mardiana mengatakan program mantri jalan awalnya tercetus dari ide Walikota Cilegon, Helldy Agustian. Dalam mengimplementasikan program tersebut, kata dia, akan dibentuk tim baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

“Mantri jalan sebenarnya konsep usulan dari walikota yang sangat baik dan bagus sehingga jalan-jalan yang jelek di manapun langsung diperbaiki. Nanti teknisnya, kita akan bentuk dan libatkan tim dari unsur masyarakat yang akan kita libatkan. Baik dari tingkat kelurahan maupun kecamatan. Ketika ada laporan, mereka bisa sampaikan di aplikasi laporan yang akan kita buat ini,” kata Heri kepada Selatsunda.com, Sabtu (18/6/2022). (Ully/Red)