Rapat Paripurna tentang penyampaian Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2021 diselenggarakan di Gedung DPRD Tangsel, Kamis (5/11/2020)

TANGSEL, SSC – DPRD Kota Tangerang Selatan menggelar Rapat Paripurna penyampaian Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2021 di Gedung DPRD Tangsel, Kamis (5/11/2020). Setelah sebelumnya Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 telah disahkan.

Dalam paripurna, draft Raperda APBD 2021 dalam bentuk nota keuangan tersebut diserahkan oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Disebutkan anggaran pada Raperda APBD 2021 diproyeksikan mencapai Rp 2,98 triliun.

Secara terinci dalam penyampaian nota keuangan, rencana Belanja Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp.2,98 triliun, terdiri dari belanja operasional sebesar Rp,2,351 triluin, belanja modal Rp,620 miliar dan belanja tidak terduga Rp,11 miliar.

Baca juga  Selama Corona, Satpol PP Cilegon Angkut 1.800 Miras Berbagai Merek

Sementara untuk Pendapatan Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 2,82 trilun terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp,1,51 triliun atau sekitar 53,63 persen, Pendapatan Transfer sebesar Rp,1,21triliun atau sekitar 42,94 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah yang bersumber dari lain-lain pendapatan sesuai dengan perundang-undangan.

Kemudian dalam penyampaian pendapatan Hibah BOS satuan pendidikan sebesar Rp.96 miliar atau sekitar 3,4 persen. Selanjutnya, Penerimaan Pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Anggaran Tahun 2020 sebesar Rp.160 milliar.

Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid mengatakan, usai mendengarkan nota keuangan yang disampaikan oleh walikota, Fraksi-fraksi di DPRD akan memberikan pandangan umumnya.

“Setelah itu maka akan dilanjutkan pembahasan oleh badan anggaran serta nanti akan ada rakor antar komisi-komisi dengan mitra kerja,” ujarnya.

Baca juga  DPRD Cilegon Desak Dinas Perhubungan Selesaikan Masalah PJU Mati

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengungkapkan, setelah nota keuangan dan Raperda APBD 2021 disampaikan, legislatif dan eksekutif dapat segera membahasnya bersama pada tahap selanjutnya.

“RAPBD Tangsel ini adalah rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan dengan peraturan daerah,” paparnya.Ia mengharapkan, Raperda APBD 2021 dapat disetujui bersama dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kemudian akan segera kami sampaikan kepada Gubernur Banten untuk dievaluasi. Tentu ini guna mempercepat pembangunan dan juga percepatan penanganan Covid-19 yang masih melanda Kota Tangsel,” pungkasnya. (ADV)