Ketua Pelaksana Kegiatan Sedekah dan Patungan Qurban, Tubagus Diego Akbar menyerahkan hewan kurban kepada warga Huntara Tsunami Selat Sunda, Kampung Paniis, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Belum lama ini. Foto Istimewa

SERANG, SSC – Hari Raya Idul Adha 1442 H menjadi momentum umat Islam untuk berbagi memberikan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada peringatan hari raya ini pula dilakukan hal yang sama oleh tim relawan gabungan berbagai organisasi dan komunitas di Banten.

Dengan menamai Tim Relawan “Sedekah dan Patungan Qurban”, para relawan turun ke daerah yang dihuni warga korban Tsunami Selat Sunda pada 2018 silam tepatnya di Hunian Sementara (Huntara), Kampung Paniis dan Hunian Tetap (Huntap), Desa Taman Jaya Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Tubagus Diego Akbar mengatakan, daging kurban dibagikan kepada korban Tsunami Selat Sunda sebagai wujud berbagi dengan sesama. Kata Diego, warga di sana sangat membutuhkan terutama saat situasi pandemi yang sampai saat ini masih belum mereda.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, Partai-partai baru Sowan ke KPU Cilegon

“Pembagian hewan kurban, kami lakukan pada 20 Juli 2021. Kami membagikan daging kurban di wilayah huntara dan huntap karena daerah itu belum merasakan daging kurban. Dengan pembagian ini, warga bisa sama-sama merasakan,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (26/7/2021).

Penyembelihan hewan kurban di Kampung Paniis

Hewan yang dikurbankan, kata Diego, diperoleh dari berbagai donatur. Baik dari sejumlah perusahaan, komunitas maupun donatur pribadi.

Dari donasi yang terkumpul inilah, tim kolaborasi dari berbagai organisasi dan lembaga seperti Generasi Baru Indonesia (GenBI), Baznas Banten, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Golden Yout Community (GYC), BCB II UIN dan KAMMI Serang turun menyalurkan daging kurban dan diterima langsung oleh
Kepala Desa Taman Jaya, Ade Sutonih.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

“Kami memberikan 1 ekor sapi yang berbobot 220kg dan 1 ekor kambing yang berbobot 35kg,” ujar Diego seraya menjelaskan penyaluran kurban juga dirangkai kegiatan trauma healing.

Ia berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan juga diharapkannya dapat berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan pembagian daging hewan kurban ini dapat menebar keberkahan terhadap masyarakat dan juga dapat terus berjalan untuk mewujudkan mimpi masyarakat untuk tersenyum”, pungkasnya.

Sementara, salah satu warga sekaligus RT 04 Kampung Paniis, Omo mengucapkan terimakasih atas batuan yang diberikan.

“Semoga tim relawan selalu dikasih kemakmuran dan panjang umur. Kami masyarakat Kampung Paniis sangat bahagia”, katanya. (Ronald/Red)