20.1 C
New York
Selasa, Februari 10, 2026
BerandaPeristiwaFestival Budaya Internasional Cilegon 2025 Diharap Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Festival Budaya Internasional Cilegon 2025 Diharap Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

-

CILEGON, SSC – Even Budaye Cilegon Fest and International Folk Arts 2025 (BC-FIFA 2025) sudah dimulai, Hari ini, Kamis (7/8/2025). Kegiatan itu diawali dengan workshop budaya delegasi 4 negara yakni Rusia, Bulgaria, Korea Selatan dan India.

Tampak dalam kegiatan yang digelar di Rumah Dinas Walikota Cilegon, kedatangan delegasi disambut antusias Ratusan murid SD Kota Cilegon.

Kegiatan workshop yang bekerja sama dengan organisasi International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) itu, para murid tampak begitu bersemangat saat delegasi Rusia, Korea Selatan, India dan Korea Selatan mengenalkan budaya tarian tradisional negara mereka. Para murid diajak interaksi dengan menari bersama-sama.

Presiden organisasi CIOFF Indonesia, Said Rachmat mengatakan, event BC-FIFA 2025 yang digelar begitu mendapat antusias yang tinggi. Karena para murid tampak begitu gembira mengikuti workshop. Ia mengungkapkan, kegiatan seperti BC-FIFA 2025 perlu dipublikasi agar masyarakat terutama anak-anak dapat belajar melestarikan dan menjaga kebudayaan bangsa Indonesia.

“Perlu juga ini di ekspos, agar masyarakat terutama anak-anak, kita ingin anak Indonesia tetap menjaga dan mempertahankan kebudayaan kita. Karen nanti dalam acara ini, kita akan merangkul sekolah dan sanggar-sanggar untuk ikut kegiatan ini, ikut mesukseskan kegiatan ini,” ujar Said.

Kegiatan BC-FIFA 2025 yang tujuannya menfasilitasi pertukaran budaya, menurut Said, adalah bagian diplomasi lunak atau soft diplomasi. Di mana negara-negara bisa saling berinteraksi dan membangun hubungan lewat pertukaran nilai-nilai budaya.

Ia mengungkapkan, kebudayaan adalah cara yang tepat untuk menjalin perdamaian dunia dan saling bertukar informasi.

“Ini kan soft diplomasi. Jadi memang kebudaayanaan itu cara yang tepat dan mudah, dan gampang untuk membuat perdamainan dunia. Lalu kolaborasi antar bangsa dan kita saling memberikan informasi. Jadi budaya itu adalah satu identitas negara yang memang banyak disorot dunia,” sambungnya.

Menurut Said, Indonesia sangat kaya dengan warisan budaya. Maka perlu banyak menggelar kegiatan budaya dengan skala internasional. Hal itu harus dipacu agar budaya Indonesia dapat dikenal bangsa lain.

“Nah, kita Indonesia sangat kaya kebudaayan. Kita harus sering melakukan kegiatan internasional. Ini yang harus kita pacu. Selama ini kita kurang mempunyai kegiatan yang berskala internasional, dalam hal kebudayaan,” ucapnya.

Dengan BC-FIFA 2025 ini, ia mengharapkan, budaya bangsa Indonesia dapat dikenal dan dapat menarik minat wisatawan maupun investor untuk datang ke Cilegon.

“Dengan CIOFF ini, kita harapkan, dan pertama kali kita kerja sama dengan Cilegon, agar ke depannya kegiatan internasional di bidang kebudayaan, dapat menarik minat turis asing dan para investor untuk datang ke Cilegon,” pungkasnya. (Ronald/Red)

 

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2