Lambang Partao Gerindra di Graha Mahesa, Kantor DPD Gerindra Banten. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – DPD Partai Gerindra Banten dalam waktu dekat ini akan mengumumkan susunan pengurus di Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kota Cilegon. Perombakan pengurus DPC Gerindra Cilegon ini, lantaran Ketua DPC Gerindra Cilegon yang dulu dijabat Awab berpindah haluan maju menjadi Bakal Calon (bacalon) Wakil Walikota Cilegon mendampingi Bacalon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman yang diusung PAN, Demokrat dan PPP.

Seketaris DPW Gerindra Banten Andra Soni mengatakan dalam waktu 1 hingga 2 hari kedepan semua susunan yang ada DPC Gerindra Cilegon segera selesai. Perombakan susunan mulai dari Ketua DPC, Sekretaris hingga bendahara Gerindra Cilegon.

“Insa Allah 1-2 hari kedepan kepengurusan baru rampung. Penyempurnaan kepengurusan baru ini yang kita utamakan yang sudah berjuang dari dulu bersama Partai Gerindra,” kata Andra Soni melalui pesan singkat whatshappnya, Jumat (24/7/2020).

Masih kata Andra, 7 kader Partai Gerindra yang duduk di DPRD Kota Cilegon akan berhak menjabat sebagai kandidat ketua DPC Partai Gerindra Cilegon mengantikan posisi ketua sebelumnya Awab.

Baca juga  Pasien Corona Meningkat, Pemkab Serang Distribusian Ribuan APD ke 29 Kecamatan dan 31 Puskesmas

“Dari 7 anggota DPRD di Cilegon akan berhak menjabat Ketua DPC Gerindra Cilegon. Saya tidak bisa sampaikan siapa yang terpilih. Karena saya harus patuh dan taat pada aturan partai. Kan ketua umum nya bukan saya. Jika dilihat dari disiplin partai, tidak diperbolehkan saya mendahului Ketua Umum (Prabowo Subianto),” ujarnya.

Selain merombak pengurus DPC Gerindra Cilegon, sambung Andra, Gerindra juga merombak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPC Partai Gerindra.

Disinggung beberapa kader membelot karena sakit hati dengan pilihan bacalon Gerindra, Andra menegaskan, kader seperti itu bukan kader Gerindra. Karena sejatinya kader tunduk dengan fatsun dan mekanisme dalam menjaga marwah partai.

“Kalau sakit hati bukan kader itu. Saya kan hapal mana yang kader mana yang baru jadi kader. Jangan-jangan mars Partai Gerindra gak pernah dinyanyikan? Sesuai dengan paduan partai, Gerindra tunduk dan patuh kepada ideologi dan disiplin partai serta menjaga kehormatan, martabat dan kehormatan partai,” tegas Andra Soni.

Baca juga  Pasien Corona Meningkat, Pemkab Serang Distribusian Ribuan APD ke 29 Kecamatan dan 31 Puskesmas

Partai Gerindra, lanjut Andra, memiliki mekanisme. Tentu bagi kader yang tidak sejalan dengan pilihan partai akan diatur dalam ADART partai. Baginya adalah hal yang biasa di momentum pilkada jika ada kader loncat dukungan ke partai lain.

“Kami membebaskan pilihan masing masing .. tapi kami punya panduan yang jelas yaitu ADART. Yang tidak sejalan dengan arahan partai kami persilahkan mengikuti pilihannya. Bagi yang sudah memilih tempat baru saya doakan semoga sukses di tempat yang baru. Biasa kan politik seperti itu apalagi mau ada pilkada. Dan tidak boleh kita paksakan sesuai dengan keinginan kita sendiri,” pungkasnya. (Ully/Red)