Antrean para pencari mendaftar kartu kuning di Disnakertrans Kota Serang, belum lama ini (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Pademi covid-19 (virus corona) mengakibatkan efek yang cukup luas pada tatanan ekonomi masyarakat. Sampai saat ini sejak Covid-19 merebak, sedikitnya sejumlah perusahaan di Kota Serang mengambil kebijakan merumahkan dan PHK kepada karyawannya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang selama Pademi Covid-19 (Virus Corona) sebanyak 6 perusahan merumahkan para karyawannya. Yaitu, Ultima Horizon Ratu Serang sebanyak 58 orang, PT Ramayana Departemen Store sebanyak 31 orang, KFC Ramayana Serang sebanyak 2 orang, MCD Serang sebanyak 2 orang, Pabrik Kerupuk Ranca Tales Serang 8 orang.

Sedangkan karyawan yang di PHK sebanyak 6 perusahan. Terdiri dari PT Ramayana Departemen Store sebanyak 11 orang, PT Anugerah Prima Pangan Lestari sebanyak 2 orang, PT Glico Indonesia Poki sebanyak 4 orang, SPG Tesa sebanyak 1 orang, SPG Blueband Giant Serang sebanyak 1 orang dan PT Alfaria Trijaya, Tbk sebanyak 1 orang.

Baca juga  Puslabfor Polri Turun Selidiki Kebakaran Pabrik di Cikande

Kepala Disnakertrans Kota Serang Akhmad Banbela mengaku, bila pihaknya telah menyurati seluruh perusahaan tersebut untuk tidak merumahkan dan melakukan PHK.

“Memang Pemkot Serang tidak memiliki kebijakan soal perusahaan yang melakukan PHK. Tapi kami hanya meminta pihak perusahaan hanya melakukan kebijakan  merumahkan karyawannya saja,” kata Banbela kepada Selatsunda.com ditemui di kantornya, Belum lama ini.

Selain PHK terjadi di Kota Serang, kata dia, ada warga Serang yang bekerja di luar daerah seperti di Jakarta dan Tangerang juga terkena PHK. Meski memang itu bukan kewenangannya.

“Kalau yang bekerja di Jakarta, Tangerang ada juga menerapkan PHK. Data ini yang tida kita miliki, dan tanggung jawabnya ada di Dinas Tenaga Kerja di Jakarta dan Tangerang,” terangnya.

Baca juga  Libur Panjang, Penumpang di Terminal Pakupatan Serang Meningkat

“Kami hanya bertugas untuk mencarikan pekerjaan untuk para pencaker,” ucapnya.

Sementara itu, Marketing Manager Ultima Horison Ratu Serang Lena Noermala Noerdin masih sulit dimintai keterangan terkait karyawan yang di rumahkan tersebut.

“Saya masih nyetir. Nanti saya kabari yah” pungkasnya. (SSC-03)