20.1 C
New York
Kamis, Juni 25, 2026
Beranda Peristiwa Gorong-gorong Jalan Tol MMS Sempit Disebut Jadi Penyebab Perumahan Metro Cilegon Banjir

Gorong-gorong Jalan Tol MMS Sempit Disebut Jadi Penyebab Perumahan Metro Cilegon Banjir

0
375
Banjir air hujan merendam Perumahan Metro Cilegon. Tampak Warga tengah dievakuasi dengan perahu karet, Minggu (8/3/2026). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon melakukan rapat terkait penyebab banjir yang belum lama ini terjadi di sejumlah kecamatan terutama di wilayah Perumahan Metro Cilegon yang tergolong banjir cukup parah. Dari hasil rapat koordinasi, banjir di Perumahan Metro Cilegon disebabkan karena dua gorong-gorong tol milik PT Marga Mandala Sakti (MMS) menjadi penghambat air hujan sulit mengalir.

“(Banjir) Kemarin jadi atensi kami di wilayah Metro. Metro itu kan buangan yang melintasi tol. Ada disitu, gorong-gorong yang ada dua biji. Itu menjadi potensi penghambat,” ungkap Walikota Cilegon, Robinsar kepada media usai rapat di Rumah Dinas Walikota, Senin (9/3/2026).

Robinsar menjelaskan mengapa Perumahan Metro Cilegon banjir. Sekalipun air hujan dari dari hulu mengalir besar. Namun gorong-gorong di hilirnya sempit maka air hujan tidak  akan tertampung. Air yang mengalir tertahan dan meluap kemana-mana.

“Sekalipun di hulunya luas, kalau di hilirnya ujungnya kecil sempit, agak lambat. Airnya jadi nunggu, jadi akhirnya luber kemana-mana,” ucapnya.

Ia menyatakan, saat ini air yang mengalir di hilir tepatnya dari Perumahan Metro Cilegon hanya terdapat dua gorong-gorong MMS. Sementara air yang mengalir dari hulu dari mana-mana.

“Sekarang cuman ada dua lobang, itu satu lubang ,2,8, itu satu titik. Kan air dari mana-mana, itu dari Sumampir, Ramajuju, Golf, Metro, pembuangannya itu (Gorong-gorong MMS) ujungnya. Makanya saya minta untuk saya segerakan,” terangnya.

Robinsar pun meminta agar pengelola tol dalam hal ini PT Marga Mandala Sakti (MMS) untuk dapat segera bertindak melakukan pelebaran gorong-gorong. Kalau memang pelebaran terbatas, Robinsar meminta agar dapat menambah gorong-gorong baru di beberapa titik untuk meminimalisir banjir.

“Saya minta MMS untuk didorong agar ada pelebaran gorong-gorong dan juga penambahan titik. Kalau memang pelebaran agak terbatas, kan tinggi jalan, penambahan di beberapa titik lagi. untuk pembungan dua jalur itu saja,” ucapnya.

Ia menerangkan, Pemkot akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan MMS untuk ditindak lanjuti.  

“Tadi dikomunikasikan, betul MMS, memang itu masuk kementerian PU, BPJN juga, jadi langsung dikomunikasikan agar segera ditindak lanjuti,” paparnya.

 Robinsar turut menyinggung terkait banjir yang terjadi di Grogol. Katanya, banjir terjadi karena Tembok Penahan Tanah (TPT) jebol. Saat ini, Dinas PUPR sedang melakukan perbaikan.

“Itu juga dari TPT jebol, seperti Sumur Suluh, Kampung Jambu, PU sudah, kita tunggu peralihan perubahan partial untuk mendorong percepatan,” pungkasnya. (Ronald/Red)