Petugas Dinas Kesehatan Kota Serang saat melakukan vaksinasi Covid-19. (Foto Dokumentasi)

SERANG, SSC – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto menginginkan sekolah tatap muka bisa kembali dimulai pada bulan Juli mendatang. Hal ini ia sampaikan dengan pertimbangan para guru di Kota Serang dari tingkat Paud, SD, dan SMP atau sebanyak 7 ribu guru tengah menerima vaksinasi.

“Sekolah tatap muka mudah-mudahan bisa dimulai bulan Juli. Dengan new normal, prokes, dan batasan siswa 50 persen per satu ruangan,” katanya kepada Selatsunda.com melalui sambungan telepon, Rabu (3/3/2021).

Diakuinya, memang sebaran Covid-19 Kota Serang sejak 2 Maret 2021 telah berzona kuning namun bukan berarti sekolah tatap muka bisa langsung dilaksanakan.

Menurutnya, setiap Kota/Kabupaten untuk
melangsungkan sekolah tatap muka harus mendapatkan izin dari pemerintah Provinsi Banten. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Mentri tentang panduan pembelajaran tatap muka yang ditandatangani 7 Agustus 2020 lalu.

Baca juga  Moncer di Pileg 2019, PAN Siapkan Kader di Pilkada Cilegon 2024

“Pak Gubernur (Wahidin Halim) memutuskan menunda pembelajaran tatap muka di semester genap tahun ajaran 2021. Maka sebelum ada izin dari pemerintah daerah (Pemprov), Kota Serang belum bisa memutuskan. Pak Walikota (Syafrudin) juga merespon apa yang disampaikan pak Gubernur (menunda sekolah tatap muka),” jelasnya.

Lebih lanjut, Wasis menyampaikan meskipun sekolah tatap muka belum dapat dilaksanakan pada bulan-bulan ini, namun sekolah dalam jaringan (daring) masih kondusif dilaksanakan.

Selain itu, pihaknya pun telah menjalankan klinik belajar bagi para siswa kelas 1 SD, 6 SD, dan 3 SMP yang merasa kesulitan ketika mengikuti belajar daring.

“Itu berjalan seperti di SMP 2 Kota Serang, SMP 1 Kota Serang dan beberapa sekolah yang mengalami kesulitan internet. Belajarnya di sekolah tapi tidak sekolah tatap muka yang dibayangkan, ya kita pinjamin tablet,” tambahnya.

Baca juga  Larangan Warung Nasi Buka di Siang Hari Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Walikota Serang Syafrudin

Terpisah, Walikota Serang, Syafrudin menuturkan Kota Serang masih menunggu instruksi Gubernur Banten untuk membuka sekolah tatap muka. Meskipun sudah banyak permintaan warga yang menginginkan sekolah tatap muka, tapi dirinya belum bisa memberikan instruksi.

“Semenjak zona oranye juga sudah ingin di buka. Karena tidak ada aktivitas juga. Ya, nunggu instruksi Gubernur saja,” terangnya.

Untuk itu dirinya, berpesan kepada masyarakat untuk turut serta menangani covid-19. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan cuci tangan.

“Insya Allah covid-19 akan mangkir dari dunia ini,” tandasnya. (SSC-03/Red)