20.1 C
New York
Senin, April 20, 2026
BerandaPeristiwaHak Belum Dibayar PT Bangkit Karya, Eks Karyawan Ngadu ke DPRD Cilegon

Hak Belum Dibayar PT Bangkit Karya, Eks Karyawan Ngadu ke DPRD Cilegon

-

CILEGON, SSC – Ratusan Eks karyawan PT Bangkit Karya Jaya menyambangi DPRD Kota Cilegon, Kamis (17/1/2019). Pekerja yang bekerja di bidang cleaning service ini datang menyampaikan aspirasi kepada anggota dewan agar dapat memfasilitasi masalah mereka. Para eks pekerja ini menuntut agar hak – hak yang semestinya dipenuhi selama mereka bekerja dapat dibayarkan oleh PT BKJ pasca alih daya ke perusahaan lain.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, eks karyawan ini mendatangi gedung dewan pagi hari. Mereka langsung diterima oleh Komisi II DPRD dan Kepala Disnaker Kota Cilegon, Buchori.

Salah satu eks karyawan mengaku sangat kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh PT BKJ yang sampai saat ini belum membayarkan hak mereka. Bahkan, saat meminta hak yang belum dibayarkan, seluruh karyawan selalu tidak mendapat informasi yang jelas dari manajemen.

“Kita pernah ke sana (Kantor,red) tapi apa hasilnya nol. Ke sana pun bos (Samingan) ya selalu enggak ada. Ketika di temui janjinya bulan depan, terus bulan depan lagi sampai udah berjalan hingga 5 (lima) bulan hak kami belum dibayarkan oleh PT Bangkit Karya,” kata Said saat ditemui di Gedung DPRD Cilegon,” Kamis (17/1/2019).

Said menuntut agar pihak PT BKJ bisa memberikan seluruh hak para pekerja. Hak-hak itu mulai dari JHT (Jaminan Hari Tua), Jaminan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan), slip gaji, serta pembayaran kelebihan yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

“Kita minta agar PT Bangkit Karya bisa memberikam semua tuntutan kami yang selama ini belum dibayarkan. Adapun untuk total yang harus dibayarkan oleh pihak perusahaan hampir Rp5 juta per orang. Kita minta PT Bangkit Karya Jaya harus bertanggung jawab dan membayar semua tuntutan kami,” ujar Said.

Ia berharap, PT BKJ bisa membayarkan semua hak seluruh eks karyawan.

“Kami harap, pihak BKJ bertanggung jawab dengan kondisi yang kami alami. Minimal, kalau dari managemen gak sanggup full bisa setenggah saja yang pasti ada kejelasan untuk kami,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini