Puluhan mahasiswa gabungan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Serang, yang tengah melaksanakan rapat paripurna perayaan hari jadi ke-13 Kota Serang, Senin (10/8/2020). Foto Dok Istimewa

SERANG, SSC – Puluhan mahasiswa gabungan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Serang, yang tengah melaksanakan rapat paripurna perayaan hari jadi ke-13 Kota Serang, Senin (10/8/2020). Mereka yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus ini dalam aksi menyerukan hingga saat ini dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Serang Syafrudin-Subadri masih gagal menyelesaikan sejumlah permasalahan yang ada di Kota Serang.

Salah satu juru bicara Cipayung Plus, Arman Maulana yang juga Ketua Umum GMNI cabang Serang mengatakan, pada HUT Kota Serang tahun ini masih banyak menyisakan persoalan. Hal itu menyangkut seperti angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. Mahasiswa meminta agar pasangan Aje Kendor bisa menuntaskan masalah tersebut.

“Angka kemiskinan di Kota Serang masih tinggi mencapai 81 ribu KK, pengangguran mencapai 10 ribu, serta kekerasan terhadap anak dan perempuan 47 kasus serta gizi buruk 102 kasus dan stunting 2.543 kasus,” ungkapnya.

Selain kemiskinan dan pengangguran, mahasiswa juga menyerukan sejumlah tuntutan. Mereka menuntut agar permaaslahan menyangkut Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang perlindungan anak dan perempuan, target PAD, rescovery pasca pandemi, gizi buruk dan stunting, pendidikan dan tataruang yang semrawut, didesak untuk segera diselesaikan.

Terkait pandemi Covid-19, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Serang, Faisal Dudayef Payumi Padma menilai pemerintah baik eksekutif dan legislatif masih tida serius menanganinya di tengah masyarakat. Khususnya UMKM dalam melaksanakan pemulihan Ekonomi pasca Pandemi Covid-19. “Pemkot belum terlihat serius dalam recovery (pemulihan) pasca pandemi Covid-19,” kata Faisal.

Menurut dia, belum terselesaikannya permasalahan di Kota Serang menunjukan kepemimpinan Syafrudin-Subadri justru menjadi kendor tidak seperti tagline janji politik mereka.

“Kepemimpinan saat ini lesu dan kendor, dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Serang. Maka itu kami akan menunggu terus sampai ditemui oleh para pejabat Kota Serang,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, aksi masih berlanjut dengan pengawalan ketat pihak kepolisian Polres Serang Kota, dan anggota Satpol PP Kota Serang.

Perlu diketahui Cipayung Plus terdiri dari Organisasi Mahasiswa yang ada di Kota Serang yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Serang , Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). (Ronald/Red)