20.1 C
New York
Sabtu, Februari 21, 2026
BerandaPeristiwaHari Ketiga Pencarian, Penumpang KMP Rishel Jatuh di Laut Merak Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Penumpang KMP Rishel Jatuh di Laut Merak Belum Ditemukan

-

CILEGON, Selatsunda.com – Proses pencarian hari ketiga penumpang KMP Rishel bernama Hegel Angga Pratama yang sebelumnya  dilaporkan terjatuh di Perairan Merak pada Sabtu (7/10/2022) lalu, belum membuahkan hasil.

Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten, Heru Amir mengatakan, korban pada pencarian hari ketiga masih belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (11/10/2022), Besok.

“Hari ini nihil, kita hentikan pencarian sementara dan besok kita lanjutkan lagi,” ujar Heru dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).

Ia menyatakan, pencarian pada hari ketiga  korban dilakukan dengan menyisir mulai dari lokasi korban awal jatuh di Perairan Merak hingga Pulau Tempurung. Tim SAR gabungan diterjunkan menyisir dari radius 10 hingga 15 notical miles menggunakan Kapal RIB Basarnas Banten, Kapal Patroli dari Ditpolairud Polda Banten dan TNI AL Banten.

“Penyisiran kita konsentrasikan mulai dari dia (korban) jatuh, sampai sekitaran Pulau Merak sampai Pulau Tempurung dari 10 sampai 15 notical miles,” ungkapnya.

Terkait cuaca pada saat pencarian, kata Heru, tidak begitu mengalami kendala. Meski dari informasi BMKG, gelombang laut di Selat Sunda Bagian Utara diprediksi 1 hingga 1,5 meter.

“Perkiraan dari BMKG kan tidak menentu, gelombang tinggi terutama di Selatan. Kalau seputaran Barat sampai Utara sekitar 1 sampai 1,5 meter ombaknya,” tuturnya.

Ia berharap, korban pada pencarian hari berikutnya dapat segera ditemukan. Ia juga berharap, korban dapat ditemukan nelayan sekitar jika tengah melaut dan saat pelaku pelayaran melintas.

“Mudah mudahan malam ini ada kabar, mungkin ditemukan nelayan atau pelaku pelayaran lainnya,” harapnya.

Sementara itu, Perwakilan Operator KMP Rishel yakni Kepala Operasi PT Surya Timur Line di Pelabuhan Merak, Ramadani mengaku, sejauh ini perusahaan terus membantu penanganan pencarian korban. Saat ini, keluarga korban yang datang, akomodasinya juga dibantu oleh perusahaan sambil menunggu ditemukannya korban. Perusahaan berharap, korban dapat cepat ditemukan.

“Jadi pasca kejadian, keluarga korban, orangtuanya dan pamannya langsung datang dan kita inapkan di hotel. Jika pun nanti korban ditemukan dalam keadaan meninggal, perusahaan bertanggung jawab untuk membantu. Kita siapkan ambulan diantar ke rumah duka. Kita berharap, korban cepat ditemukan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2