Foto ilustrasi

CILEGON, SSC – Sedikitnya ada 7 jabatan tinggi di tingkat eselon II Kota Cilegon yang mengalami kekosongan. Dua diantaranya belum lama ini, jabatan Direktur RSUD dan Kepala Inspektorat kosong karena pejabat meninggal dunia.

Menanggapi hal ini, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, pengisian jabatan kosong akan diisi saat PPKM Level 4 usai. Rencananya, akan diisi pada September ini tepat 6 bulan setelah dilantik pada Februari lalu. Orang nomor satu di Cilegon ini mengungkapkan, sejauh ini Pemkot Cilegon telah menyerahkan rekomendasi nama pejabat eselon II ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Untuk diketahui, jabatan selain Direktur RSUD dan Inspektur yang kini juga kosong adalah kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Asisten Daerah (Asda) I, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP), Disperindag dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

“Sudah ada di Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nama-nama pejabat di akan kita isi ini. Kita mau cepat digelar mutasi tapi gak cepat begitu aja karena butuh proses. Intinya, setelah 6 bulan kita dilantik (26 Febuari 2021) lah. Antara September lah biar lebih leluasa,” kata Helldy kepada awak media ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/7/2021).

Menurut Helldy, kondisi kekosongan pejabat eselon II tidak hanya terjadi di Kota Cilegon saja. Tetapi merata hingga seluruh Indonesia.

“Se-Indonesia hampir seperti inilah kondisinya,” ujar Helldy.

Senada dengan Helldy, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengaku, jika saat ini Pemkot Cilegon tengah intens menjalin koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait rencana pengisian pejabat kosong.

Baca juga  Lapas Cilegon Butuh Bantuan Pemkot  Pasarkan Hasil Karya Narapidana

“Pak Wali (Helldy Agustian) udah intens komunikasi dengan Kementrian Dalam Negeri agar segera memberikan izin mutasi pejabat yang akan mengisi OPD yang kosong. Mudah-mudahan usai PPKM Darurat inilah,” pungkas Sanuji. (Ully/Red)