20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
Beranda Peristiwa Hujan Seharian, Kota Cilegon Kembali Banjir, Luapan Air Masuk ke Rumah Warga

Hujan Seharian, Kota Cilegon Kembali Banjir, Luapan Air Masuk ke Rumah Warga

0
339
Luapan air hujan merendam jalan di Lingkungan Cibeber Barat dan meluap ke rumah warga, JUmat (6/3/2026). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Hujang yang melanda Kota Cilegon sejak Kamis (5/4/2026) malam hingga Jumat (6/3/2026) mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Cilegon mengalami kebanjiran. Salah satu wilayah yang terdampak banjir adalah wilayah Kecamatan Cibeber.

Salah satu warga Lingkungan Cibeber Barat, RT 02 RW 02, Pupun mengatakan, banjir air hujan sudah mulai masuk dalam rumahnya sejak pukul 04.30 WIB.

“Iya pak, banjirnya dari pagi, dari subuh,” ujarnya di lokasi.

Ia pun mengaku, saat pukul 05.30 WIB sudah menutup jalan masuk di rumahnya dengan papan agar meminimalisir banjir masuk.

“Sudah saya tutup ini jam 05.30 Wib, kalau ngga air masuk,” ungkap Pupun sambil menimba mengeluarkan air hujan yang masuk dirumahnya.

Ia menyatakan, banjir air hujan  masuk ke rumahnya dari luapan kali yang ada di lingkungannya. Saat banjir meluap, warga tidak dapat berbuat banyak.

“Ini dari luapan air hujan dari kali, dari 05.30 sudah masuk semua,” paparnya.

“Biasa hujan selalu banjir. Cuman memang kalau dari sana nya meluap, kami juga tidak bisa berbuat apa-apa,” sambungnya.

Ia menyatakan, banjir yang menimpa rumahnya setinggi paha orang dewasa.

“Ada setinggi paha lah kalau disini pak,” tuturnya.

Ia mengaku, belum ada bantuan dari pemerintah saat banjir terjadi.

“Lagi puasa lagi, ini belum ada bantuan,” terangnya.

Sementara Kasi Kedaruratan Bencana pada BPBD Kota Cilegon, Zilyasri mengatakan, banjir di Cilegon terjadi di wilayah Kecamatan Cibeber. Beberapa RT terdampak banjir

“Kami mendapat laporan banjir terjadi di Linkungan Sambirata RT05/RW03 Kelurahan Cibeber Kecamatan Cibeber. Kejadian pukul 05.00 WIB, air menggenangi permukiman. Yang terdampak RT 05 kurang lebih 40 kepala keluarga 80 jiwa, RT 04 25 KK 60 Jiwa, RT 03 kurang lebih 25 KK 50 Jiwa, RT 01 kurang lebih 25 KK 50 jiwa, RT 02 kurang lebih 40 KK 80 jiwa, dan RT 06 kurang lebih 25 KK 50 jiwa,” ucapnya.

Ia menyatakan, banjir terjadi karena hujan berintensitas tinggi. Air meluap disebabkan drainase sempit.

“Hujan dengan intensitas tinggi dan drainase yang sempit, menyebabkan air menggenangi pemukiman warga setinggi kurang lebih 1 meter,” terangnya.

Adanya peristiwa tersebut, pihaknya langsung turun kelokasi bersama instansi lainnya yakni Polsek Cibeber, Pramuka dan unsur masyarakat.

“Untuk korban Jiwa, Nihil. Sementara kerugian masih dalam pendataan. Upaya yang kami lakukan Assement di lokasi, melakukan pendataan dan evakuasi warga terdampak,” pungkasnya. (Ronald/Red)